Home / TECHNOLOGY / Pemerintah Desa Tanete Gelar Pelatihan Teknologi Tepat Guna Mesin Penetas Telur

Pemerintah Desa Tanete Gelar Pelatihan Teknologi Tepat Guna Mesin Penetas Telur

MAROS, KORANMAKASSARNEWS.COM — Pemerintah Desa Tanete, Kecatamatan Simbang, Kabupaten Maros menggelar pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG) merakit mesin penetas telur di Kantor Desa Tanete, rabu (30/8/2017).

Kepala Desa Tanete Abdul Kadir Gaffar dalam sambutannya mengatakan bahwa melalui pelatihan ini masyarakat memiliki kepampuan merakit mesin peneras telur, mengingat minat pasar terhadap terhadap itik dan ayam sangat tinggi khususnya rumah makan disekitaran kecamatan Simbang.

Sementara itu Camat Simbang, H. Sahureng mengatakan bahwa dengan pelatihan ini diharapkan masyarakat memiliki skill atau kemampuan merakit sendiri mesin penetas telur yang nantinya bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga atau rumah tangga dan diharapkan dapat menjadi contoh di 80 desa di kabupaten Maros.

Kepala Seksi SDA dan Teknologi perdesaan, H. Kamal syam mengapresiasi inisiatif dari pemerintah desa tanete karena mampu memberdayakan masyarakatnya, pelatihan merupakan hal yang sangat penting khususnya pengembangan Teknologi Tetap Guna (TTG) di desa yang sacara kelembagaan akan dikelola oleh pengurus pos pelayanan teknologi tepat guna desa (posyantekdes) menjalain kerjasama dengan Badan usaha milik desa (Bumdesa).

Sementara itu, Staf Seksi SDA dan Teknolongi perdesaan, Sofyian menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini dan posyantekdes baru teralisasi di kabupaten maros sejak kurung waktu 15 thn terakhir dan ini tidak lepas kerjasama antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Maros dan Sub Bidang pemberdayaan SDA dn Teknologi perdesaan dengan pendamping desa profesional P3MD Kab.Maros.

Tidak salah kalau di DPMD Kab. Maros mengikut sertakan desa tanete dan jenetaesa untuk mengikuti gelar TTG Nasional d Palu Sulawesi Tengah yang akan dilaksanakan di bulan september mendatang.

Rustam Effendy selaku Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna (TA. TTG) Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (P3MD) menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah yang cepat dan tepat dalam usaha pengembangan ekonomi desa.

Dana desa tidak boleh hanya fokus membiayai infrastruktur tapi juga harus digunakan untuk memberdayakan masyarakat dengan cara memberi pelatihan semacam ini.

Dengan adanya mesin pentas telur ini maka desa tanete ini akan punya produk unggulan desa, sebagaimana diamanatkan kementerian desa dan diharapkan program ini dapat berkesinambungan dan di tingkatkan.

Hal ini juga berkaitan dengan program inovasi desa, khususnya di bidang SDM dan UKM. (ab)

Check Also

APJII Sikapi Kebocoran Data Pengguna Facebook

JAKARTA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengeluarkan sikap mengenai krisis kebocoran data …

Loading...