Home / DAERAH / Disdukcapil Parepare Capai 96 Persen Perekaman E-KTP Lewat Program Inovasi Layanan Pengantaran

Disdukcapil Parepare Capai 96 Persen Perekaman E-KTP Lewat Program Inovasi Layanan Pengantaran

PAREPARE, KORANMAKASSARNEWS.COM  — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare sudah mencampai 96 Persen data perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik atau e-KTP, rabu (8/11/2017).

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Parepare, Amran Ambar mengatakan sampai bulan Oktober tahun ini, jumlah perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) diParepare telah mencapai 96,87 persen. Pihaknya terus melakukan upaya massif melalui program inovasi layanan pengantaran, dalam memaksimalkan program pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

“Sehingga, jumlah masyarakat yang belum melakukan perekaman sebanyak 30 ribu jiwa, kini sudah hampir tuntas.
Sekitar dua hingga tiga ribu jiwa yang belum. Itupun, masih diperkirakan duplikasi, perubahan data yang belum dilapor, dan perpindahan domisili yang sementara terus kami verifikasi”, ungkapnya.

“Jadi, kami akan memaksimalkan masyarakat bisa menggunakan haknya pada even Pemilu yang ada, dalam merealisasikan program tersebut, tim dari Disdukcapil Parepare melakukan kunjungan dengan menemui masyarakat, dari pagi hingga malam setiap hari dan dilakukan pula pada hari Sabtu-Minggu. Dengan cara, kata dia, berkomunikasi dengan masyarakat untuk menanyakan anggota keluarga, yang belum memiliki kelengkapan administrasi kependudukan”, tambahnya.

“Kami memahami kesibukan masyarakat untuk mencari nafkah, dan mengurus keperluan penting lainnya. Sehingga, melalui program inovasi tersebut kami juga menyampaikan kepada masyarakat, untuk tidak menunda-nunda dan segera melakukan perekaman e-KTP, “Kata Amran Ambar.

Sementara, Kepala Bidang Pengelolahan dan Pendayagunaan Data dan Informasi Kependudukan Disdukcapil Parepare, Adi Hidayah Saputra menjelaskan sebanyak 94.170 jiwa wajib KTP, 91.225di antaranya telah melakukan perekaman. Masyarakat yang belum melakukan perekaman e-KTP tinggal 2.945 jiwa atau 3,13 persen. Dari angka 94.170 tersebut, sebanyak 92.806 wajib pilih per Oktober, dan di antaranya sebanyak 1.364 jiwa yang masih sebagai anggota TNI-Polri.

Ditambahkan, Adi Hidayat dari hasil verifikasi dan validasi data yang dilakukan, kini data yang dimiliki Disdukcapil Parepare berbanding lurus dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Parepare. Sebab, adanya data ganda dan lainnya yang menyebabkan pembengkakan data. Paling penting bagi masyarakat yang memasuki usia 17 tahun, harus segera melakukan perekaman tiga pekan setelahnya. Supaya, datanya tidak dihapus. Dan sejak 1 November 2017 hingga 27 Juni 2018 mendatang, kami sudah memiliki perkiraan hingga 700 orang pemilih baru. (Sis)

Check Also

Sejumlah Pejabat di Wajo Gelar Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Empagae

WAJO, KORANMAKASSARNEWS.COM– Senin (19/11/2018), Kapolres Wajo AKBP Asep Marsel Suherman, bertindak sebagai Inspektur upara saat …

Loading...