Home / SEJARAH / 16 Februari 1942 : Palembang Berhasil Diduduki Tentara Jepang

16 Februari 1942 : Palembang Berhasil Diduduki Tentara Jepang

KORANMAKASSARNEWS.COM — Pada tanggal 13 Februari 1942 pagi hari , tentara Jepang bersiap menyerang Kota Palembang, persiapan dilaksanakan dari pangkalan militer perang Jepang di Malaysia. dengan kekuatan udara Jepang bersiap menyerang Palembang yang saat itu masih diduduki oleh Belanda.

Kekuatan Angkatan Laut Jepang juga ikut bergerak menuju Palembang. Alasan utama Jepang mengambil Palembang dari tangan Belanda adalah embargo minyak yang diberlakukan Amerika terhadap Jepang. Tidak ada jalan lagi kecuali mengambil alih kekuasaan Belanda di Palembang, karena Palembang merupakan basis minyak bagi pemerintahan Belanda di Indonesia saat itu, bahkan minyak yang di ambil Belanda dari Palembang juga dijual ke negara-negara eropa termasuk Amerika.

Akhirnya Jepang dapat menguasai Sungai Grong dan Plaju, inilah awal cerita penderitaan warga Sumatera Selatan akan kekejaman penjajahan Jepang. Peristiwa ini memang tidak pernah di ekspos oleh media, entah mengapa mungkin karena tidak begitu penting. tapi dalam catatan sejarah Perang Asia Pasific peristiwa penyerangan terhadap Palembang ini adalah peristiwa yang sangat penting karena Rencana penyerangan langsung atas Perintah Kaisar Jepang .

Pertempuran Palembang adalah pertempuran Perang Pasifik Dunia II. Hal ini terjadi di dekat Palembang, Sumatra, pada 13-15 Februari 1942.Kerajaan Belanda kilang minyak Shell di Pladju dekat Kota Palembang (Pladjoe) adalah tujuan utama untuk Kekaisaran Jepang dalam Perang Pasifik, karena adanya embargo minyak dikenakan pada Jepang oleh Amerika Serikat, Belanda, dan Inggris. Dengan pasokan bahan bakar yang melimpah di wilayah itu dan lapangan terbang, Palembang menawarkan potensi yang signifikan sebagai basis militer untuk kedua Sekutu dan Jepang.

Akhirnya pada tanggal 16 Februari 1942 Palembang dan sekitarnya berhasil diduduki. Dengan jatuhnya Palembang itu sebagai sumber minyak, maka terbukalah Pulau Jawa bagi tentara Jepang. Di dalam menghadapi ofensif Jepang, pernah dibentuk suatu komando gabungan oleh pihak Serikat, yakni yang disebut ABDACOM (American British Dutch Australian Command) yang markas besarnya ada di Lembang, dekat Bandung dengan panglimanya Jenderal H. Ter Poorten diangkat sebagai panglima tentara Hindia Belanda (KNIL). Pada akhir Februari 1942 Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Tjarda van Starkenborgh telah mengungsi ke Bandung disertai oleh pejabat-pejabat tinggi pemerintah. Pada masa itu Hotel Homman dan Preanger penuh dengan pejabat-pejabat tinggi Hindia Belanda. (dari berbagai sumber)

Check Also

16 November 1904 : John Ambrose Fleming menciptakan Tabung Vakum

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Dalam elektronika, sebuah tabung vakum adalah sebuah alat yang biasanya digunakan untuk menguatkan …

Loading...