Home / POLITIK / Pengurus Partai Perindo Mengundurkan Diri Secara Massal, Bakar Baju dan KTA

Pengurus Partai Perindo Mengundurkan Diri Secara Massal, Bakar Baju dan KTA

PAREPARE, KORANMAKASSARNEWS.COM — Seluruh pengurus Partai Perindo Kota Parepare mengajukan pengunduran diri secara massal, mulai dari pengurus DPD, DPc, DPRt dan pengurus sayap partai, ada sekitar Dua Puluh Satu orang yang mengundurkan diri, bertempat di Cafe Lentera Sweetness, Kel. Bumi Harapan, Kec. Bacukiki Barat, Kota Parepare, jumat (13/4/2018).

Jumpa pers yang digelar eks Pengurus Partai Perindo Parepare yang juga Ketua DPC Kecamatan Soreang, Hendrawan Azis mengatakan “kami para pengurus DPD, DPc, DPR dan pengurus sayap Partai Perindo Kota Parepare, terhitung mulai 28 Maret 2018 yang lalu. Adapun yang menjadi pertimbangan kami mengundurkan diri dikarenakan pada Tahun 2016 sampai tahun 2018, pemimpin yang melakukan manajemen konflik terbuka kepada anggota /pengurus dan sayap partai, tidak dapat terselesaikan”.

“Setiap bantuan dana dari DPP Partai Perindo diduga diKorupsi oleh Pimpinan Ketua, sekertaris dan bendahara DPD, karena tidak transparansi dalam manajemen pengelolaan keuangan partai. Di Tahun 2017 didalam berorganisasi, unsur pimpinan sekertaris melanggar kode etik, internal parta perindo beberapa oknum anggota pengurus beserta Sekertaris DPD yang melecehkan Hak Asasi Perempuan Sdri Wakil Ketua DPD Bld. Sosial Ekonomi”, sambung Hendrawan.

Lebih lanjut Hendrawan Azis menjelaskan di Tahun 2017 Pimpinan Sekertaris beserta Bendahara dan ikut serta beberapa anggota simpatisan Melakukan maneuver politik yang tidak dinamis dalam penyalagunaan jabatan, terkait menarik paksa tengah malam gerobak UMKM Perindo tanpa koordinasi dan tanpa kesalahan penerima bantuan Gerobak UMKM serta Pimpinan Sekertarts beserta oknum anggota partai perindo meminta makan gratis pada penerima gerobak UMKM yang berjualan bakso.

Baca Juga : Partai Perindo Parepare Serahkan Dokumen Keanggotaan di KPU

Di Tahun 2017/2018 tidak melibatkan anggota/pengurus DPC maupun tingkat DPRt dalam Verfikasi Faktual partai, sehingga ketentuan 300 partisipasi anggota partai hanya 38 orang saja, sehingga perubahan tidak memenuhi syarat (TMS) dan Bantuan dana simultan dan DPP untuk kepentingan kegiatan DPC sebesar 1 juta setiap DPC, diambil oleh Pimpinan Ketua DPD.

“Kemungkinan semua laporan pertangungjawaban keuangan partai tidak dapat dipertanggung jawabkan oleh bendahara DPD, ditahun 2018 kantor DPD Perindo sudah tidak ada dan dipindahkan oleh pimpinan, sekretaris dan bendahara, serta tidak jelas ketentuannya sesuai AD/ART. Cuma menumpang ditoko jualan alat – alat listrik yang tidak layak dijadikan kantor partai DPD Perindo Kota Parepare, serta tidak melaporkan keKPU dan Panwaslu KotaParepare, “Tutur Hendrawan Azis.

Selesai jumpa pers, pengurus partai Perindo Parepare yang mengundurkan diri juga membakar baju partai serta kartu tanda anggota pengurus partai. (Sis)

Check Also

Bang Bull, Caleg PPP Bincang Peran Pemuda dalam Mengisi Kemerdekaan

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Hasbullah Bacaleg Partai Persatuan Pembangunan Dapil V (Kecamatan Mamajang, Mariso, Talamate) Kota Makassar …

Loading...