Home / HUKUM & KIRIMINAL / Saat Diamankan Dua Remaja Diduga Mendapat Kekerasan Dari Oknum Polisi

Saat Diamankan Dua Remaja Diduga Mendapat Kekerasan Dari Oknum Polisi

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Perkelahian antara karyawan WOM Finance dengan dua orang remaja kakak beradik yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kantor leasing tersebut kini telah diproses di Polsek Panakkukang, peristiwa bermula saat terlapor NW (16 thn) memindahkan kendaraan milik pelapor AR karyawan WOM Finance didepan kantornya tanpa sepengetahuannya, rabu lalu (11/4/18).

AR yang tidak senang dengan NW yang memindahkan kendaraannya melontarkan kalimat kasar terhadap NW, tidak terima perkataan akhirnya AR dan NW berkelahi dibantu oleh kakaknya NH (19 thn). Usai kejadian AR kemudian melaporkan keduanya di Polsek Panakkukang, laporan diterima kemudian polisi pada jumat dini hari sekitar pukul 02.00 wita (13/4/18) mengamankan NW dan NH untuk dibawa ke Mapolsekta Panakkukang.

Namun menurut keterangan dari ayah terlapor NW dan NH yang telah di amankan di polsek, keduanya mendapat kekerasan oleh oknum polisi. “Kepala anak saya bocor karena terkena hantaman senjata (pistol, red) dari salah seorang oknum polisi saat keduanya hendak di amankan”, kata Nurdin kepada media.

Lebih ironis lagi lanjut Nurdin yang akrab disapa Ayah dirinya juga akan ditahan oleh pihak kepolisian karena mencoba membela kedua anaknya.

” Beginilah kalau pihak pelapor memiliki saudara polisi sehingga orang kecil seperti saya yang juga pejuang kebersihan merasa teraniaya oleh oknum-oknum yang merasa hebat karena ada dekkeng (backing, -red) saudara polisi jadi seenaknya menganiaya anak di bawah umur,” tutur Nurdin.

Ditempat terpisah terkait ada oknum yang melakukan penganiayaan kepada terlapor, Panit 1 Ipda Amir saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui pasti kejadian saat penangkapan. “Kalau menurut anggota kami itu tidak ada penganiayaan yang di lakukan,” akunya ke media di ruang kerjanya, sabtu (14/4/2018).

Bercak Darah di Baju Terlapor saat diamankan

Baca Juga : IWO Sulsel Minta Kapolda Tindak Tegas Oknum Brimob Aniaya Wartawan

”Pelapor atas nama (AR) karwayan WOM Finace itu tidak terima dengan ulah terlapor yang memindahkan motor tanpa sepengetahuan pemilik. Lantaran tidak terima kendaraannya dipindahkan lantas pelapor mengucapkan kata-kata kasar, spontan kedua terlapor langsung melakukan penganiayaan terhadap pelapor,” tambah Ipda Amir.

Mendengar kejadian yang menimpa anggota KPMP (Komando Pejuang Merah Putih), Ardiansyah salah seorang pengurus yang didampingi ketua KPMP Sulsel Muskar Nain S.Pd, M.Pd mengatakan bahwa apa yang di lakukan oknum aparat penegak hukum di luar kewajaran. Kami sangat sayangkan karena pelaku ini adalah anak di bawah umur dan dia termasuk anggota pengurus KPMP Sulsel.

“Jikalaupun bukan pengurus KPMP, kami tetap merasa geram dan menilai oknum tersebut tidak etis karena kejadian ini tidak wajar karena saat penangkapan ada pemukulan oleh oknum polisi, maka dengan ini kami pengurus KPMP Sulsel akan melakukan pendampingan mulai malam ini kepada orang-orang yang teraniaya seperti orang kecil para pejuang kebersihan”, tutup Ardiyansah.

Hingga berita ini di upload belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Panakkukang terkait insiden pemukulan terhadap kedua terlapor. (**)

Check Also

Sepekan Buron, Pelaku Penganiayaan Oknum Anggota Polri Akhirnya Diringkus

PINRANG, KORANMAKASSARNEWS.COM– Tim Gabungan yang terdiri Opsnal Sat Intelkam Polres Pinrang dan Resmob Polda yang …

Loading...