Home / RELIGI / Maknai Isra Mi’raj Untuk Prajurit yang Kesatria, Militan dan Loyal

Maknai Isra Mi’raj Untuk Prajurit yang Kesatria, Militan dan Loyal

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Peringatan Isra’ Mi’raj yang berlangsung di Masjid Sultan Hasanuddin Makodam, Jl. Urip Sumoharjo KM-7 Makassar, Senin kemarin (16/04/18) diikuti oleh sekitar 500 ratus Prajurit, Ibu Persit Kartika Chandra Kirana maupun PNS Kodam Hasanuddin dan dihadiri langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Kasdam Hasanuddin Brigjen TNI Budi Sulistijono, Wakil Ketua Persit, Irdam, Pa Ahli Pangdam, Para Asisten, Para Kabalak dan Para Komandan satuan serta para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD/XIV Hasanuddin se wilayah Makassar.

Mayjen TNI Agus dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Isra’ Mi’raj adalah sebuah peringatan yang dilakukan dari masa kemasa, tahun ke tahun untuk memantapkan dan meyakinkan keimanan dan ketaqwaan sebagai umat beragama.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan bahwa Isra’ Miraj mengandung nilai historis, monumental dan filosofis yang sangat tinggi. Oleh karenanya Pangdam mengajak untuk “memaknainya dengan meningkatkan dan memantapkan keimanan serta memperbesar taqwa kepada Allah SWT sehingga bisa menjadi prajurit yang ksatria, militan dan loyal”, ujarnya.

Baca Juga : Pangdam Hasanuddin : Tidak Ada Anggota yang Salah, yang Salah adalah Komandannya

Dalam tausiyahnya ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa menyampaikan bahwa peristiwa sangat penting bagi umat Islam yang terjadi pada tanggal 27 bulan Rajab atau bulan ke 7 dalam Kalender Hijriah adalah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, yaitu perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.

Dengan bahasa yang mudah dimengerti dan gaya yang kocak membuat suasana semakin segar dan bermakna. Ustadz mengajak umat Islam untuk menegakkan ibadah sholat sebagai perintah langsung dari Allah dalam peristiwa tersebut. Oleh karenanya “jangan sekali-kali ditinggalkan”, cetusnya

“Jadikan Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439 H/2018 M sebagai sarana pemantapan Iman dan Taqwa Prajurit dan PNS TNI AD yang berjiwa Ksatria, Militan, Loyal, Modern dan Manunggal dengan Rakyat” merupakan tema pada acara Isra’ Mi’raj kali ini yang dikupas tuntas oleh ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa. (pendamxivhsn)

Check Also

GP Ansor Makassar Gelar Zikir dan Doa di Hari Kemerdekaan

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM–Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Makassar menggelar yasinan, dzikir dan doa bersama …

Loading...