Home / DAERAH / Toraja Transparansi Bentuk Pokja Pemantau Pengadaan Barang dan Jasa 2018

Toraja Transparansi Bentuk Pokja Pemantau Pengadaan Barang dan Jasa 2018

TORAJA UTARA, KORANMAKASSARNEWS.com – Belajar dari pengalaman dan pelaksanaan proyek di Toraja Utara selama ini, Toraja Transparansi akhirnya membentuk Pokja (Kelompok Kerja) Pemantau Pengadaan Barang dan Jasa tahun 2018.

Bertindak selaku Ketua Pokja adalah Salmon SP dengan Wakil Ketua masing-masing, Roland Hutasoit dan Saprianto Sarungu’. Sedang Sekretaris Pokja ditunjuk Yohana Paembonan dengan anggota antara lain, Agung Pongsiuluran, Sadly Batara Karangan dan Thonny Panggua SH.

Kabar tentang pembentukan Pokja Pemantau ini diterima lewat rilis Humas Toraja Transparansi Sabtu siang ini (21/4/2018).

baca juga : Bersama Kota Makassar, Toraja Utara Wakili Sulsel dalam Pameran dan Publikasi Produk Unggulan

Salmon yang dihubungi beberapa saat lalu, membenarkan hal ini. Menurut dia, setelah terbentuknya Pokja tersebut, pihaknya akan segera bekerja semaksimal mungkin dengan tujuan agar pelaksanaan pengadaan barang dan jasa baik melalui lelang, swakelola maupun penunjukan langsung (PL) benar-benar berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita tidak ingin lagi kebobolan dengan cara-cara yang tidak benar dalam proses lelang dan dalam pelaksanaan proyek di lapangan. Karena itu pokja akan bekerja dan bekerja. Akan ada langkah taktis dan silent operation. Itu pengembangan kami di lapangan yang orang lain tidak perlu tahu. Nanti tunggu saja hasilnya seperti apa,” ujar Salmon yang juga wartawan MetroFajar.com ini.

Pihaknya juga, kata Salmon, akan menerima pengaduan masyarakat atas berbagai proyek yang diduga menyimpang.

“Silahkan kalau ada dari masyarakat ingin melaporkan anggaran dan proyek-proyek bermasalah kami terbuka. Kalau masyarakat sungkan dan enggan melaporkan karena tidak ingin jadi saksi tidak apa-apa, surat kaleng sekalipun kami terima. Surat kaleng hanya sebagai petunjuk awal. Di samping itu nomor-nomor yang bisa dihubungi adalah 085341985929, 082188112386 dan 081318250679, ” ungkap Salmon.

Namun dalam memantau, kata pria yang akrab disapa Acong ini, pihaknya akan memprioritaskan pada anggaran dan paket proyek yang dilelang. Karena itu, dia berharap Pokja ULP Torut bekerja penuh integritas dan tidak KKN. Ini dimaksudkan agar tidak gaduh dengan adanya sanggah-menyanggah di antara peserta lelang. Selain itu pelaksanaan proyek di lapangan berjalan baik dan berkualitas karena kontraktor pelaksana benar-benar pemenang lelang. Bukan karena dikondisikan menang.

(tommy)

Check Also

Danrem 142/Tatag Bersama Bupati Mamuju Melepas Takbir Keliling

MAMUJU, KORANMAKASSARNEWS.COM– Danrem 142/Tatag bersama Bupati Mamuju, melepas 300 unit kendaraan roda empat, untuk melaksanakan …

Loading...