Home / NEWS / Warga Makassar Pasang Spanduk Ingatkan Panwaslu Agar Tidak Diintervensi

Warga Makassar Pasang Spanduk Ingatkan Panwaslu Agar Tidak Diintervensi

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Jelang putusan hasil sidang musyawarah sengketa pilkada Makassar yang digelar oleh Panwaslu Makassar, ratusan spanduk peringatan kepada oknum Bawaslu RI terpampang disejumlah titik di Kota Makassar yang terpampang sejak rabu (9/5/18) hingga hari ini, jumat (11/5/18).

Diketahui berdasarkan informasi yang berkembang salah satu komisioner Bawaslu RI melakukan pertemuan dengan sejumlah petinggi panwas dan Bawaslu kab/provinsi di Hotel Gammara Makassar selasa malam lalu (8/5/18) dimana pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh salah seorang Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo.

Kedatangan Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo, selasa malam (8/5/18) bertepatan dengan rapat pengambilan kesimpulan panwas terkait gugatan paslon DIAmi terhadap putusan KPU Makassar yang akan dilaksanakan besok harinya, rabu lalu (9/5/18). Sejumlah issu pun berkembang, apa kaitannya kehadiran Komisioner Bawaslu RI dengan kasus sengketa pilkada Makassar.

Setelah informasi tersebut keluar dan ditangkap oleh sejumlah awak media, bahwa akan hadir salah seorang komisioner Bawaslu RI di Kota Makassar dan akan melakukan pertemuan dengan panwas Se-Indonesia Timur, para awak mediapun coba menelusuri kebenarannya dan akhirnya bertemu dengan Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo, di hotel Gammara Makassar.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, terkait informasi yang beredar, apakah kedatangan Ratna Dewi Pettalolo akan bertemu dengan salah satu pengusaha di Makassar, Ratna Pettalolo kemudian membantahnya. Awak mediapun langsung mempertanyakan, apakah dirinya janjian ketemu dengan Aksa Mahmud dan Erwin Aksa.

“Ah..kalian ini, informasi mana nih, Erwin Aksa siapa, ” kata Ratna Pettalolo, selasa malam (8/5/18) dihotel Gammara sambil menuju kendaraan yang ditumpanginya untuk menuju Hotel Aryadutha Makassar.

Sementara itu Humas Panwas Makassar, Moh. Maulana meminta kepada warga Makassar untuk tidak berprasangka buruk terhadap kedatangan salah seorang komisioner Bawaslu RI di Kota Makassar.

“Pertama, kami berterimakasih atas partisipasi masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan proses persidangan ini. Kedua kami ingin menyampaikan. Bahwa Bawaslu secara kelembagaan selama ini tidak pernah sedikitpun mengintervensi apapun dalam proses penyelesaian sengketa ini. Adapun sikap Bawaslu RI dan Provinsi hanya memberikan masukan-masukan teknis dalam perjalanan penyelesaian sengketa ini, ” kata Moh.Maulana.

Baca Juga : Diteror di Medsos, Panwaslu Makassar Serahkan Bukti ke Cyber Crime Polri

Maulana menambahkan, yang pastinya kami (panwas) tidak akan terpengaruh dengan diintervensi dari pihak manapun, apalagi dengan pola teror dan ancaman – ancaman, yang pastinya putusan yang akan lahir adalah putusan yang berlandaskam hukum yang berkeadilan sesuai dengan fakta – fakta persidangan selama proses sidang musyawarah sengketa pilkada Makassar bergulir, kemudian ke inti yakni menunggu hasil putusan dari kami, tutup Maulana. (*)

Check Also

Kebakaran Lagi, Lima Rumah Dilalap Api di Tallo

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com—Kebakaran terjadi lagi, kembali wilayah kelurahan Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo kota Makassar dilalap …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.