Home / RELIGI / Lazismu Parepare Bantu Minoritas Muslim Toraja Renovasi Masjid

Lazismu Parepare Bantu Minoritas Muslim Toraja Renovasi Masjid

TANA TORAJA, KORANMAKASSARNEWS.com — Untuk mewujudkan tugas keummatan dan manusiaan, kepedulian Lazismu Parepare tidak lagi dibatasi oleh teritori dan area tapi kini terus memasuki wilayah lainnya.

Setelah menempuh perjalanan hampir 200 KM dengan kondisi route yang memacu adrenalin, selain berliku juga sempit yang hanya pas untuk satu kendaraan melintas, dan di kiri dan kanan jurang terjal menghiasi tour ini, akhirnya Tim Lazismu tiba di Tana Toraja untuk mensurvey lokasi pembangunan masjid dan Muallaf Center, Jumat (11/5/2018).

Tanjakan dan kadang turunan yang terjal dengan durasi waktu 5 jam Tim Lazismu Kota Parepare bersama Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Parepare, Amir Patintingan, S.Pd,M.Pd tiba di lokasi yakni Dusun Rante Limbong Desa Tabang kecamatan Kurra Kabupaten Tana Toraja. Desa yang berjarak kurang lebih 30 km dari pusat kota Makale Tana Toraja ini dihuni oleh 25 kepala keluarga, kurang lebih 100 jiwa beragama Islam.

baca juga : Amil Lazismu Parepare Ikuti Diklat Jurnalistrik Filantropi

Kunjungan Tim Lazismu ini untuk mensurvey Mushallah/masjid satu -satunya yang ada di Kecamatan Kurra ini. Seperti dituturkan oleh Saiful Amir Sekretaris Lazismu Kota Parepare.
“Kami ke sini setelah dapat informasi bahwa ada komunitas Muslim di salah satu dusun di Toraja sangat memprihatinkan masjidnya.”

Maka dari itu, lanjut Syaiful, kami Survey dan ternyata memang butuh dukungan kita semua karena ini satu-satunya masjid yang ada di Kecamatan Kurra. Itupun ukurannya sangat kecil hanya 6 x 6 meter dan bangunannya sudah kelihatan kumuh dan tua.

Pernyataan Saiful tadi dikuatkan oleh Surianto Medy Pongtaruk Kepala Desa Tabang. “Betul Pak, awalnya kami disini hanya 6 KK yang muslim, makanya kami buat masjid kecil ini, tapi sekarang jumlah penduduk muslim bertambah sekarang ini ada 25 KK atau sekitar 100 jiwa.”

Otomatis kalau mau shalat jamaah, tambah Surianto, baik Jumat atau Tarawih Ramadhan, apalagi lebaran sudah sangat tidak muat, bangunannya pun sudah tua.

“Kami berencana membangun yang lebih besar, gambar sudah ada sekitar 21 x 21meter. Selain untuk shalat juga ada sarana TKA/TPA dan pembinaan para muallaf, karena di kecamatan ini satu-satunya masjid maka kalau ada yang mau syahadat masuk Islam mereka datang ke sini walau harus melintasi gunung,” terang Surianto.

Olehnya itu, tambahnya, masjid kami fungsikam juga sebagai tempat pembinaan muallaf, agar ilmu dan iman mereka meningkat. Kami ini minoritas di kampung ini, perlu perhatian dan pembinaan intensif dari saudara-saudara di luar sana, baik bantuan muballigh, penyediaan sarana ibadah, dan lain-lain, sebab di kampung ini dan Toraja secara umum itu dalam satu rumah ada tiga keyakinan agama yang berbeda. Contohnya kalau satu rumah punya anak tiga, bisa jadi ada yang Muslim, yang satu Kristen dan satunya penganut Arutodolo (Keyakinan Animisme), kepercayaan para leluhur. Itulah pentingnya dakwah dan masjid ini sebagai salah satu harapan terbesar kami bisa terwujud.

“Semoga umat Islam di manapun bisa membantu kami di pelosok kampung ini,” ungkap Pak Kades yang sering disapa bapa Andy ini.

Hal senada diharapkan tokoh agama H.Muhammad, Imam Rawatib masjid Al-Aqsha); “Inilah satu-satunya harapan tempat pembinaan anak-anak Islam di tempat ini, dulu di sini ada madrasah Ibtidaiyah tapi mati karena tidak ada yang urus, jadi mohon bantu kami,” pinta beliau yang sudah usia lanjut.

Amir Patintingan yang menjabat Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Parepare dan juga putra asli yang lahir di Desa Tabang ini menyampaikan bahwa di sini ada tanah wakaf yang cukup luas, di wakafkan oleh kakeknya untuk lokasi masjid dan pendidikan Islam, namun niat itu belum terwujud karena belum ada donatur, apalagi warga di sini mayoritas Petani saja.

“Makanya saya pribadi mengajak Lazismu Parepare dan Lazismu Se-Indonesia untuk menggandeng tangan memautkan hati untuk menyelamatkan aqidah saudara dan generasi muslim minoritas yang ada disini. Mari bersama Lazismu, saya percaya Lazismu bisa membantu dan mengajak para dermawan” ajaknya.

Saiful Amir mengakhiri harapannya; “Bagi para dermawan, calon donatur yang berkenan berinfak, bisa menghubungi Nomor Kontak Lazismu Parepare WA 081 343 695 345 atau transfer Infak dan Zakat melalui Bank Syariah mandiri 7181113302 atau Bank Mandiri 170-00-02-98780-2.” (*)

Check Also

Ceramah Dandim 1401, Dimesjid Raya Raudhatul Abidin Saleppa Kabupaten Majene

MAJENE, KORANMAKASSARNEWS.COM — Bulan Ramadan adalah bulan yang selalu dinanti-nanti bagi orang-orang mukmin Berpuasa, pada bulan Ramadhan merupakan sebuah …

Loading...