Home / NASIONAL/INTERNASIONAL / Pernyataan Sikap DPP-FPI Terkait Insiden Bom Surabaya

Pernyataan Sikap DPP-FPI Terkait Insiden Bom Surabaya

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Segenap masyarakat Indonesia pasti sepakat bahwa sepakat tidak satu orang maupun kelompok pun yang mendukung tindak kekerasan teror bom yang menguncang kota Surabaya akhir-kahir ini, begitu pun dengan Front Pembela Islam (FPI) yang selalu berjuang menegakkan ajaran Islam di bumi Nusantara.

Dalam rilisnya, FPI Sulsel melalui Panglima Daerah (Pangda) Laskar Pejuang Islam (LPI) Sulsel, Ust. Abdur Rahman, SH, melayangkan siaran persnya dari Madar FPI Sulsel, Jl. Sungai Limboto No. 39 Makassar, terkait terbitnya pernyataan sikap resmi yang dikeluarkan Dewan Pimpinan Pusat FPI lewat Ketua Umumnya KH. Ahmad Shabri Lubis, S.PdI (Ketua Umum) dan Sekretaris Umum FPI H. Munarman, SH, serta diketahui oleh Imam Besar FPI Al Habib Muhammad Rizieq Shihab, Lc, MA, Minggu (13/5/2018).

baca juga : FPI Sulsel Kecam Tindakan Biadab Pemboman Gereja di Surabaya

Berikut isi lengkap pernyataan sikap DPP-FPI yang dikeluarkan di Jakarta, Jakarta 27 Sa’ban 1439H/ 13 Mei 2018M.

Sehubungan terjadinya peledakan bom di sejumlah gereja di Jawa Timur, yaitu gereja St. Maria Tak Bercela Ngagel, gereja GKI Wonokromo Jl. Diponegoro, dan gereja GPPS Jl. Arjuno, serta gereja Pantekosta pada hari Ahad, 13 Mei 2018, maka DPP-FPI bersama segenap sayap juangnya menyatakan :

1. Bahwa DPP-FPI menolak dan mengecam keras segala bentuk teror terhadap umat beragama apa pun dan rumah ibadahnya.

2. Bahwa DPP-FPI menyerukan agar semua pihak tidak mengaitkan segala betuk teror dengan ajaran agama apa pun dan umatnya, karena agama apa pun tidak mengajarkan umatnya melakukan teror pembunuhan terhadap umat agama mana pun.

3. Bahwa DPP-FPI menyerukan aparat keamanan untuk segera mengusut tuntas semua peristiwa tersebut secara professional dan proporsional tanpa melanggar HAM sesuai undang-undang yang berlaku.

4. Bahwa DPP-FPI menyerukan kepada pemerintah untuk tidak membiarkan segala bentuk penodaan terhadap agama apa pun dan oleh siapa pun demi keharmohisan hubungan antar umat beragama di Indonesia.

5. Bahwa DPP-FPI menyerukan semua umat beragama agar selalu menjaga hubungan umat beragama dengan saling menghargai dan saling melindungi untuk Indonesia yang damai dan aman.

(junaid ramadhan)

Check Also

Ketua DPR RI Tegaskan Tidak Ada Satupun Agama Ajarkan Terorisme dan Radikalisme

JAKARTA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan pada dasarnya tidak ada satu agama …

Loading...