Home / NEWS / Menyalahi Aturan Pengolahan Limbah Beracun, RSU Wisata UIT Kena Sanksi

Menyalahi Aturan Pengolahan Limbah Beracun, RSU Wisata UIT Kena Sanksi

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Makassar bersama Dinkes kota Makassar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum (RSU) Wisata Universitas Indonesia Timur (UIT), jalan Abdul Kadir, Makassar, Kamis (24/5/2018).

Kabid Persampahan DLH kota Makassar, Ayyub Salahuddin, mengungkapkan sidak dilakukan pasca rapat klarifikasi pihak RSU Wisata di Gedung DPRD Makassar, Rabu kemarin, terkait temuan tumpukan limbah medis kategori B3 yang over kapasitas di TPS,

“Berdasarkan laporan masyarakat sekitar dan pengguna jasa rumah sakit yang merasa terganggu akibat bau menyengat dari limbah medis di Rumah Sakit ini, kami menindak lanjuti pertemuan kemarin dengan Komisi C DPRD Makassar dan meninjau langsung melihat kondisi di lapangan hari ini.”

Ayyub menambahkan, Menumpuknya limbah tersebut disebabkan adanya persoalan Manajemen antara pihak pengelola limbah rumah sakit dengan transporter. Kami berharap pengangkutan limbah itu harus segera diselesaikan secepatnya.

Tetap diberikan surat teguran, namun jika tidak selesai dalam jangka yang sudah ditentukan maka akan diberikan sanksi lebih tegas. Tandasnya.

Senanda diutarakan Kepala Seksi Pengendalian Sistem Persampahan dan limbah B3 DLH Makassar, Kahfiani, bahwa Secara teknis RS Wisata UIT Makassar sudah menyalahi aturan, dan kalau tidak diselesaikan dalam kurun waktu yang sudah ditentukan akan ada tindak lanjut yang mengarah ke penegakan hukum.

“Tapi menurut informasi, pihak RS akan menyelesaikan proses pengangkutan dalam jangka 1 atau 2 hari kedepan. Nah nanti kita liat lagi hasilnya” Ujar Kahfiani

Limbah medis B3 Itu tidak boleh lama mengendap maksimal 90 hari setelah itu harus diangkut, menurut pihak rumah sakit limbah ini sudah menumpuk selama 3 bulan. Idealnya dalam seminggu limbah medis B3 diangkut 2 kali,

“Kami memberi waktu 3×24 jam untuk membersihkan limbah B3 di TPS Rumah sakit ini, maksimal seminggu semuanya sudah harus beres.” tegasnya.

Baca Juga :https://koranmakassarnews.com/2018/05/23/tumpukan-limbah-b3-rs-wisata-uit-tidak-pernah-dilapor-dlh-akan-turun-sidak/

Kahfiani menghimbau, kepada semua rumah sakit harus lebih memperbaiki manajemen dalam hal penanganan limbah karena akan berdampak buruk pada lingkungan, makanya perlu diberikan pengetahuan lebih banyak lagi. (Ilham)

Check Also

Sebanyak 4.125 Ekor Ayam Mati dalam Penerbangan Jakarta-Makassar

JAKARTA, KORANMAKASSARNEWS.COM– Sedikitnya 4.125 ekor anak ayam kampung Day Old Cicken (DOC) mati dalam penerbangan …

Loading...