Home / BUDAYA & PARIWISATA / Lokalisasi Kawasan Kantor Bupati Torut di Panga’ Dinilai Lebih Nyaman

Lokalisasi Kawasan Kantor Bupati Torut di Panga’ Dinilai Lebih Nyaman

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM – Kawasan Pembangunan Kantor Bupati Toraja Utara yang berlokasi di Panga’ Tondon, dinilai lebih bagus dan nyaman dibanding jika lokasinya berada di tepi jalan poros utama seperti poros Toraja-Palopo. Pendapat ini disampaikan Saemo Kamoyaki, seorang mahasiswa Toraja Semester 7 Fakultas Teknik Planologi Universitas Trisakti Jakarta, via ponsel, Sabtu malam (30/6).

“Lokasi di Panga’ sudah bagus, terlokalisir. Sangat disayangkan kalau tidak dilanjutkan. Apalagi sudah buang biaya begitu besar. Jalan dua jalur dibuat masuk,” ujarnya seraya mengatakan dirinya belum lama mudik ke Toraja.

Saemo membandingkan dengan lokasi Hotel Marante yang rencana akan dibeli Pemda Torut. Hotel ini berada di tepi jalan poros Toraja-Palopo, Tondon. “Lokasinya saya sudah lihat. Disekelilingnya ada pemukiman penduduk. Kemudian dibelakangnya ketinggian, ada rumah masyarakat dengan ternak piaraannya seperti babi. Nah kita orang Toraja tidak bisa dipisahkan dari adat dan kebiasaanya. Kebiasaan beternak babi. Itu kan nantinya kalau jadi dibeli akan jadi bangunan lembaga resmi. Dikuatirkan udara dengan bau yang ada masuk,” tutur Aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) yang juga Wakil  Ketua BEM Universitas Trisakti ini.

Karena posisinya berada di jalan poros maka akibatnya rentan terhadap kemacetan. “Kalau di Hotel Marante akan luar biasa macetnya. Pemda Toraja Utara  harus belajar dari Tana Toraja kalau ingin menjadikan lokasi Hotel Marante untuk bangun kantor bupati atau bangunan pemda lainnya. Kapan hotel Marante dibeli, sawah yang ada didekatnya juga akan habis,” beber Saemo.

baca juga : Libur Lebaran, Pengunjung Wisata Alam Bantimurung Membludak

Sebaliknya, meskipun jauh dari pusat kota atau keramaian, lokasi di Panga’ justru lebih enak karena terlokalisir dari kehidupan penduduk. Jauh dari ternak babi serta terhindar dari bau. Bupati Kala’tiku, tambah Saemo yang juga Musisi muda ini, seharusnya menghargai pendahulu atau founding father Toraja Utara yang sudah merintis dengan jalan melokalisir kawasan kantor bupati di Panga’. “Kenapa bupati tidak mengikuti pendahulunya, ini malah jor-joran mau beli hotel Marante,” ketusnya.

Bupati Kala’tiku Paembonan sendiri kerap menyampaikan keinginannya kalau kantor bupati sebaiknya berada di tepi jalan poros, seperti kantor bupati Tana Toraja di Makale. Itu sebabnya Bupati Kala’ hendak membeli hotel Marante. Namun pembelian hotel ini, menurut Ketua Bapeda Daniel Tandi, bukan untuk kantor bupati.

Pemda Torut, katanya, memang masih membutuhkan aset berupa lahan untuk pembangunan kantor instansi yang lain termasuk jajaran vertikal. “Kalau dari segi aset ya memang kita masih butuh lahan untuk kantor-kantor pemda termasuk untuk jajaran vertikal. Tapi bukan khusus kantor bupati karena kan sudah ada di Panga’, ” jelas Daniel Tandi di ruang kerjanya di Panga’, beberapa waktu lalu. (Tom)

Check Also

Sanggar Alam Serang Dakko dan K-78 Siap Gelar Pagelaran Seni dan Budaya Akhir Tahun

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Untuk memperingati Milad Sanggar Alam Serang Dakko yang ke-29 sekaligus Pelantikan Pengurus Komunitas …

Loading...