Home / HUKUM & KIRIMINAL / Kapolda Sulbar Tegaskan, Oknum Ujaran Kebencian Terhadap Wartawan Segera Dipanggil

Kapolda Sulbar Tegaskan, Oknum Ujaran Kebencian Terhadap Wartawan Segera Dipanggil

PASANGKAYU, KORANMAKASSARNEWS.COM — Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen. Pol. Drs. Badaruddin Djafar, MSi menegaskan bahwa oknum yang mengatakan “Wartawan Di Ternak dan Pembuat Hoax” akan segera dipanggil.

“Yang itu harus kita proses, saya minta kepada Kapolres untuk segera menindaklanjuti sehingga Wartawan selaku masyarakat yang harus juga dilayani, tentu merasa senang apabila langkah yang ditempuh benar atau profesional” kata Kapolda saat diwawancarai oleh Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Sulbar, Basri Sangkala, usai kegiatan press conference di Aula Polda Sulbar, jumat (6/7/18).

Menurut Kapolda, bahwa dirinya telah menghubungi Kapolres Mamuju Utara, agar laporan terkait dugaan pencemaran nama baik tersebut segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang ada.

“Ini saya tegaskan, segera kita panggil” kata Kapolda.

Sebelumnya, seperti yang ramai diberitakan di media online bahwa seorang warga Kabupaten Pasangkayu, inisial ERB dilaporkan ke Polres Mamuju Utara, oleh Sekertaris IWO Pasangkayu, Sudirman, karena diduga telah mencemarkan nama baik Wartawan di Pasangkayu melalui komentarnya di akun media sosial Facebook miliknya.

Dalam komentarnya ERB menuding Wartawan di Pasangkayu tidak dapat melakukan fungsi kontrolnya karena telah di ternak, diberi makan minum, dan diikat.

baca juga : PW IWO Sulbar Kecam Perampasan HP yang Dilakukan Oknum Polsek Malunda

“Susah krn sebagian besar mereka sudah diternak. Dikasi makan minum lalu diikat. Tulisnya.

Selain itu kata ERB di akun FBnya, sebagian oknum Wartawan di Kab. Pasangkayu juga memuat berita-berita hoax dan pencitraan.

“Mana semuami itu oknum Wartawan ternak. Tulis donk…jangan hanya berita hoax/pencitraan yang dimuat. Tulisnya lagi.

Atas tudingan tersebut, ERB dilaporkan dengan dugaan melanggar Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE Pasal 27 ayat 3:

(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE Pasal 45 ayat 1 : setiap orang yang memenuhi unsur sebagimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4) dipidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah). (iwo)

Check Also

Lyrics Karaoke Family, Disidang Tipiring Oleh PPNS Satpol. PP Kota Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Lyrics Karaoke yang masih tetap membandel dengan tidak mengindahkan surat teguran dan …

Loading...