Home / DAERAH / Bermasalah, PT. CPR Ikut Tender Peningkatan Jalan Bangkelekila-To’yasa Tahun 2018

Bermasalah, PT. CPR Ikut Tender Peningkatan Jalan Bangkelekila-To’yasa Tahun 2018

TORAJA UTARA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Belum tuntas masalah yang melilit Proyek Peningkatan Jalan Rantepao-Tikala 2017 terkait temuan BPK yang belum ditindaklanjuti, PT Cendrawasih Persada Raya (CPR) kini ikut tender paket Peningkatan Jalan Bangkelekila’-To’yasa di Toraja Utara. Tender proyek bernilai pagu Rp7.230.754.000,00 ini diikuti 5 perusahaan sebagai peseta. Diantaranya, PT Cendrawasih Persada Raya, PT Panurasan Jaya Makmur, PT Pelita Inti Jaya, PT Karunia Agusti Persada, dan PT Bhatara Jaya Sartika. Dari ke-5 perusahaan ini, penawar terendah adalah PT Cendrawasih Persada Raya dengan harga penawaran sebesar Rp6.144.314.718,30. Perusahaan lain di atas dari itu, seperti PT Panurasan Jaya Makmur Rp6.170.995.605,65, PT Pelita Inti Jaya Rp6.928.690.765,70, PT Karunia Agusti Persada Rp7.002.621.397,20, dan PT Bhatara Jaya Sartika Rp7.152.441.271,69.

Informasi ini diterima dari sumber yang layak dipercaya. Mendengar ini, awak media langsung menelusuri tayangan paket di LPSE Toraja Utara guna mengetahui kebenaran informasi tersebut. Setelah dilacak, ternyata tidak ditemukan lagi nama-mama peseta tender. Diduga pihak ULP setempat telah menghapus agar tidak diketahui publik.

Baca Juga : Kontraktor Peningkatan Jalan Rantepao-Tikala 2017 Belum Ditindaklanjuti Temuan BPK

Merespon hal ini, Doni Latupeirissa mengecam keras jika ada upaya lain dalam proses tender menyimpang dari aturan. Apalagi jika dalam tender ada peserta yang dianggap bermasalah. “Panitia atau Pokja ULP harus hati-hati dan tetap pada aturan, jangan terpancing dan terpengaruh pihak lain,” ujar Deputi Investigasi, Analisa, dan Pelaporan Perkumpulan WASINDO (Pengawas Independen Indonesia) ini, via telepon genggam, dari Palopo, siang ini, rabu (11/7/18).

Doni mengingatkan Pokja untuk cermat dalam melakukan evaluasi dan pembuktian. “Jangan sampai nanti setelah keluar pengumuman pemenang ribut, kemudian disanggah. Apalagi saya dengar ada peseta tender yang bermasalah, disini perlu kehati-hatian,” jelasnya. Doni berharap panitia atau pokja bekerja objektif dan tanpa kepentingan. (TimLiput)

Check Also

Atasi Pencemaran Tanah, PKM di Wajo Bangun Septic Tank Berwawasan Lingkungan

WAJO, KORANMAKASSARNEWS.COM– Bertempat di Desa Tadangpalie dan Kelurahan Walennae kecamatan Sabbangparu Kab. Wajo, Program Kemitraan …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.