Home / HUKUM & KIRIMINAL / Mengaku Warga Malaysia 3 Pelaku Diringkus Setelah Buron Selama Sebulan

Mengaku Warga Malaysia 3 Pelaku Diringkus Setelah Buron Selama Sebulan

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM —Tim Resmob Polres Pelabuhan Makassar yang di pimpin Kanit lV Iptu Muchlis berhasil meringkus tiga pelaku penipu Hipnotis (Pakappala Tallang) yang sempat buron selama sebulan, dalam penangkapan ini ketiga pelaku di diamankan di Jalan Nusantara depan Pintu 2 Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar saat akan melakukan aksinya kembali, Selasa (10-7-2018) pukul 20.00 wita (kemarin)

Berdasarkan LP/178/VI/2018/Sulsel/Respel, bahwa pada hari selasa (12-6-2018) bertempat di jalan Nusantara Kota Makassar, telah terjadi tindak pidana penipuan (hipnotis) dimana korban Hardiansyah (21) alamat Kab. Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat, dimana korban pada saat akan Mudik dan duduk diruangan tunggu, kemudian korban sedang keluar hendak membeli buah di depan pintu 2 pelabuhan, kemudian muncul seseorang lelaki yang mengaku warga negara Asing asal Malaysia, dan selanjutnya pelaku tersebut menawarkan sebuah jam tangan kepada korban bahwa jam tersebut berlapis emas berlian buatan Singapura, kemudian datang 2 rekan pelaku yang membujuk korban untuk membelinya, sehingga korban mengeluarkan uangnya sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

Baca Juga : Jelang Rapat Pleno Pilwali Kota Makassar, Timgab Polres Pelabuhan Makassar Gelar Operasi Cipkon

“Setelah buron selama sebulan tiga pelaku penipuan Hipnotis diringkus berdasarkan info dari masyarakat,  ketiga pelaku Asri Lebong (34) alamat Jalan Daeng Tata, Sultan (49) alamat Jalan Pampang 2, Amir Lala (46) alamat Jalan Sinassara Tallo. kemudian ketiga pelaku tersebut masih menjalani pemeriksaan di Mako Polres Pelabuhan”, ungkap AKP Benny Pornika, S. IK (Kasat Reskrim). (FirDha)

Check Also

Belum Sehari, Ketiga Pelaku Pembunuhan Sadis di Jalan Kalimantan Berhasil Diringkus

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Tim Opsnal Gabungan Polres Pelabuhan Makassar yang dipimpin Iptu Muchlis dan Aiptu Faharuddin …

Loading...