Home / HUKUM & KIRIMINAL / WASINDO Desak Polda Sulsel Tuntaskan Kasus Pembangunan Kantor Bupati Torut
Ini tiang bangunan Kantor Bupati Toraja Utara yang mangkrak sejak 2019, harusnya tinggal dilanjutkan pembangunannya dengan menggunakan dana 24 M lebih

WASINDO Desak Polda Sulsel Tuntaskan Kasus Pembangunan Kantor Bupati Torut

Ini tiang bangunan Kantor Bupati Toraja Utara yang mangkrak sejak 2019, harusnya tinggal dilanjutkan pembangunannya dengan menggunakan dana 24 M lebih

TORAJA UTARA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Pembangunan Gedung Kantor Bupati Toraja Utara yang telah menelan biaya puluhan miliar rupiah, sejak 2009 hingga 2017, terus menjadi sorotan dan mendapat perhatian publik. Sorotan ini datang dari berbagai kalangan baik di dalam maupun di luar Toraja. Karena itu, untuk kasus mega proyek ini, Perkumpulan WASINDO (Pengawas Independen Indonesia) mendesak Polda Sulawesi Selatan untuk segera menuntaskan kasus tersebut berdasarkan perintah undang-undang. “Polisi tidak boleh tinggal diam dan membiarkan kasus ini berlarut-larut. Pihak Polda kan sudah pernah turun ke Toraja Utara dan langsung ke lokasi di Panga’. Nah sekarang kita minta progressnya sudah sampai dimana. Apalagi kasus ini sudah sangat terang benderang, sudah itu ditambah lagi gencarnya publikasi selama ini melalui pemberitaan di media. Sudah telanjang masalahnya. BPK juga sudah diminta melakukan audit investasi untuk menghitung kerugian negara. Jadi apalagi masalahnya?. Ini kalau berlarut terus kami akan minta KPK untuk mengambil alih penanganannya. Minimal KPK mensupervisi, dan kalau Polda tidak mampu diambil-alih KPK,” tegas Roland Hutasoit, Ketua Pokja Khusus Penanganan Pembangunan Kantor Bupati Toraja Utara, ketika dihubungi lewat sambungan telepon dari Makassar, malam tadi (12/7/18).

Roland yang juga Aktivis Toraja Transparansi lebih jauh mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pimpinan pusat WASINDO di Bogor terkait perkembangan penanganan kasus tersebut. “Kami sudah antisipasi sekiranya Polda tidak mampu nantinya kami akan melangkah ke jenjang di atasnya. Jadi kami sudah petakan dan buat time-schedule untuk itu,” ujarnya.

Roland mengaku heran dengan kerja aparat hukum sejauh ini yang menurutnya jauh dari maksimal. Lebih herannya lagi, pembangunan kantor bupati Torut 2017 dikawal TP4D (Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah) bentukan Jaksa Agung HM Prasetyo. Khusus untuk Toraja, Ketua TP4D selama pembangunan 2017 adalah Amri Kurniawan, mantan Kasi Intel Kejari Makale.

baca juga : Lokalisasi Kawasan Kantor Bupati Torut di Panga’ Dinilai Lebih Nyaman

“Saya heran pembangunannya dikawal TP4D tapi kok begini. Ini yang saya ragu apa betul TP4D efektif dalam kasus ini. Saya cuma kuatir jangan sampai niat baik teman-teman jaksa di TP4D diartikan lain atau dimanfaatkan salah Pemda Torut dalam hal ini penanggungjawab dan pelaksana proyek. Ini harus jadi bahan evaluasi. Juga harus ditegaskan bahwa TP4D bukan untuk melindungi Pemda yang melakukan kesalahan. Saya lihat ada yang keliru selama ini TP4D seolah-olah diartikan untuk melindungi mereka padahal nyata penyimpangannya,” ketus sosok yang dikenal vokal dan ceplas-ceplos ini.

Pihaknya, kata Roland lagi, meminta Kejari Makale untuk tetap menjaga profesionalisme dalam kaitan dengan Pemda khususnya melalui TP4D. Ini penting agar usaha mencegah dan memberantas korupsi di daerah berjalan efektf dan membuahkan hasil sesuai yang diharapkan.

Kembali ke kasus pembangunan kantor Bupati Torut, Roland mewanti-wanti, pihaknya dalam waktu dekat ini akan mendatangi Dit Reskrimsus Polda Sulsel untuk menanyakan progress penanganan dan memberi informasi serta data tambahan yang diperlukan. “Kami akan minta penjelasan pihak Polda dan mengkonfirmasi hambatan dan kendala yang ada. Dari sini bisa diukur dan dievaluasi apakah kasus tersebut mampu ditangani Polda atau perlu supervisi KPK,” ungkapnya. (TimLiput)

Check Also

Pelaku Pembunuhan Di Kantor Dinas PSDA Sulsel Terungkap

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Pelaku pembunuhan terhadap korban yang diketahui bernama Sunardi, warga poros malino, kabupaten Gowa …

Loading...