Home / DAERAH / Panitia Tender Irigasi di Torut Diduga Ingin Menangkan Perusahaan Tertentu

Panitia Tender Irigasi di Torut Diduga Ingin Menangkan Perusahaan Tertentu

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Panitia Tender atau Pokja ULP Toraja Utara untuk Tender Irigasi yang diketuai Tomo Parantean, tampaknya diduga akan bermain untuk memenangkan perusahaan tertentu pada paket Peningkatan DI Batu Alang Kelurahan Tikala Kecamatan Tikala senilai Rp. 2,2 M lebih.

Perusahaan yang diduga ingin dimenangkan adalah penawar terendah dengan buangan 15% sampai 20% dari nilai HPS. “Modusnya biasa itu dibikin terendah begitu supaya harapannya bisa menang. Memang terendah awalnya tapi begitu pekerjaan berjalan, akibatnya pertama pekerjaan tidak beres karena kualitas rendah dan kedua mereka buatkan Cco sampai menyeberang tahun berikut dianggarkan lagi dari sisa anggaran tadi. Jadi ini sebenarnya akal-akalan, membuat harga penawaran terendah padahal sama saja,” ujar Thonny Panggua SH, Aktivis Toraja Transparansi, via ponsel, senin (16/7/18).

baca juga : Pengumunan Pemenang Tender Janggal, CPR Dikabarkan Gagal

Saat ini, proses tender paket irigasi ini sudah sampai pada tahap evaluasi penawaran dan evaluasi dokumen kualifikasi. Namun, di tengah evaluasi, sontak terbetik kabar kalau panitia atau pokja hendak memenangkan salah satu dari perusahaan dengan alasan dokumen paling lengkap. Padahal, menurut sumber di lingkup ULP setempat, perusahaan terkoreksi lengkap tidak hanya satu dari lima peserta tender.

Untuk diketahui, dari 5 perusahaan yang ikut tender paket ini ada 2 yang mengajukan harga penawaran rendah, yakni antara 1,8-1,9 M. Keduanya adalah CV. Karya Kevin (buangan 20%} dan CV Citra Prima (15%). Namun dari bocoran yang ada, pihak ULP bermaksud ingin memenangkan penawar terendah ke-2 yakni CV Citra Prima. “Sebenarnya dengan nilai buangan 15% dari Citra Prima itu belum layak menang. Buangannya masih kategori besar. Mungkin ada pertimbangan lain tentu ini perlu ditelusuri, apa yang menyebabkan panitia sehingga seperti ada beban dan di bawah tekanan,” jelas Thonny lagi.

Tahap berikut setelah evaluasi adalah pembuktian kualifikasi. Tahap ini dijadwalkan berlangsung besok, Senin, 16 Juli. (TimLiput)

Check Also

PT. EEES Gelar Workshop Peningkatan Kapasitas Bumdes

WAJO, KORANMAKASSARNEWS.COM– PT. Energy Equality Epic Sengkang (EEES) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa …

Loading...