Home / POLITIK / PUAN Minta Kader Perempuan Aktif Diurutan Pertama

PUAN Minta Kader Perempuan Aktif Diurutan Pertama

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Perempuan PAN Kota Makassar meminta kepada Ketua PAN Kota Makassar Hamzah Hamid untuk merealisasikan hasil kesepakatan yang telah dihasilkan dalan temu Kader Perempuan PAN, Jumat, 2 Februari lalu di Hotel Remcy.

Sekretaris Perempuan PAN Kota Makassar, Rasmi Ridjang Sikati, mengungkapkan hal itu, Senin (16/7/18).

“Sebelum tersusun nomor urut, kami dari perempuan PAN ingin rekomendasi dulu diakomodir, ” ungkap perempuan yang juga Ketua Perempuan BM PAN Sulsel ini.

Rekomendasi yang dihasilkan dalam temu kader siap diakomodir Ketua PAN Kota Makassar kala itu. Kader perempuan akan ditempatkan diurutan satu dan dua. Ini bagi kader aktif yang banyak memberikan konstribusi pada PAN.

Semalam, katanya, Perempuan PAN sudah rapat dan Ketua Perempuan PAN Kota Makassar Fatima Wahab memberikan tanggungjawab kepada Inka, sapaan Rasmi, untuk memperjuangkan nomor urut pertama bagi kader perempuan yang aktif.

“Kesepakatan, saya diserahkan untuk memediasi hal ini ke Ketua PAN Hamzah Hamid, ” ujar Inka yang juga Ketua Srikandi LMP Sulsel ini.

Saat ini, tanbahnya, banyak pengurus DPW PAN mencaleg di kota. Kemudian meminta nomor urut satu dan dua.

“Harusnya, pengurus PAN Kota Makassar yang harus diakomodir dulu. Seharusnya juga jika pengurus DPW silahkan maju di provinsi jangan di kota. Kecuali kalo di kota kekurangan kader. Khusus dapil satu saja ada 26 orang mendaftar dan ini dipenuhi pengurus provinsi dan minta nomor urut dua dan satu, ” terangnya.

baca juga : Ketua DPW GMN PAN Sulsel : Keputusan Partai Harus Dihargai Oleh Kader

Seperti diketahui, calon anggota legislatif yang ingin maju dalam pemilihan legislatif, selalu berebut berada di urutan pertama, meskipun yang menentukan nantinya adalah suara terbanyak. Posisi nomor urut satu dan dua, kata Inka, masih dinilai dapat berdampak psikologis bagi pemilih.

Sebenarnya, tambahnya, nomor satu atau berapa itu sama saja. Kita ketahui jika sistem pemilu kita terbuka atau berdasarkan suara terbanyak. Hanya saja, tentu ada dampak psikologisnya. Pemilih pasti menganggap nomor satu itu masih terbaik, meski tidak semua caleg nomor urut satu itu terpilih,” katanya

Tapi, Inka berharap jika kemudian ketua partai bisa merealisasikan hasil rekomendasi dari Temu Kader Perempuan PAN se Sulsel itu.

Temu kader itu dibuka langsung Ketua DPP PAN Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Euis Fety Fatayati, Ketua DPW PAN Sulsel Ashabu Kahfi dan Ketua PAN Makassar. Sementara itu, Ketua PAN Kota Makasssar Hamzah Hamid hari ini akan merapatkan desakan dari perempuan PAN.

“Kita akan rapatkan dengan duduk bersama calon legislatif PAN untuk bahas masalah ini, ” tandasnya. (*)

Check Also

Hasil RakorNas ForNas Bhinneka Tunggal Ika Mendukung Secara Terbuka Jokowi-Kyai Ma’ruf.

JAKARTA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Rapat Koorsinasi Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika yang dihelat pada tanggal 13-14 September …

Loading...