Home / NEWS / Lima Tahun Bersabar, Nasabah ini Seruduk Kantor Bank BTN Makassar

Lima Tahun Bersabar, Nasabah ini Seruduk Kantor Bank BTN Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com—Kantor pelayanan Bank BTN Cabang Makassar jalan Kajoalido Makassar didatangi oleh salah seorang Konsumennya, untuk meminta pertanggung jawaban terkait permasalahan sertifikat Hak Milik (SHM) tanah dan bangunan di perumahan Putri Tunggal Regency Samata, yang hingga saat ini belum juga diterbitkan oleh pihak Bank. Rabu (25/7/2018).

Konsumen, atas nama Syahrul Surono Muslim, yang didampingi Ormas Laskar Merah Putih (LMP) dan Aliansi Mahasiswa dan masyarakat, diterima oleh pihak Security dan staf Bank dan harus menunggu kurang lebih satu jam untuk bertemu para pejabat Bank BTN.

Syahrul menuturkan pada 15 Juli 2008 membeli sebuah rumah di Perumahan Putri Tunggal Regency, Samata dengan sistem KPR selama 15 Tahun melalui Bank BTN, kemudian melakukan pelunasan 6 November 2013, namun hingga 2018 Sertifikat Hak Milik yang seharusnya telah terbit tidak kunjung diberikan oleh pihak Bank.

“Dalam cover note tertulis sertifikat hak milik akan terbit selambat lambatnya 6 bulan setelah akad kredit, namun hingga tahun 2018 sertifikat tersebut tidak terbit.”

Sebagai nasabah yang merasa dirugikan Syahrul menuntut pertanggung jawaban pihak Bank BTN terkait persoalan ini,

“Kami menuntut ganti rugi dari pihak Bank BTN karena melihat waktu yang sudah terlalu lama, namun tidak ada itikad baik dari pihak Bank untuk menyelesaikan permasalahan ini. Lokasi saya sudah banyak yang mau beli tetapi selalu gagal karena tidak kunjung terbit SHMnya.” Kesal Syahrul.

“Tahun sebelumnya, kami juga sudah berusaha berkali kali menghubungi pihak kepala kantor BTN Makassar baik datang langsung maupun menelepon, namun hasilnya tetap nihil. Pernah kami bertemu namun hanya dijanji janji. Pihak BTN hanya memberi surat keterangan tanpa ada kejelasan kapan hak kami (sertifikat) diserahkan.”

Panglima LMP, Maulana yang ikut mendampingi Nasabah, menyatakan akan memberikan waktu 2×24 jam (dua hari) sejak terhitung hari ini Kamis, untuk segera menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami sebagai tim pendamping Masyarakat yang dirugikan memberi waktu kepada bapak bapak terhormat untuk menyelesaikan permasalahan ini dalam waktu 2 x 24 jam, terhitung sejak Kamis Pkl. 14.00, siang dan jika pada Jumat jam yang sama tuntutan kami tidak dipenuhi, maka kami akan turun melakukan aksi dengan Massa yang lebih banyak bersama nasabah lain yang punya masalah dengan pihak Bank BPN.”

Baca Juga : BTN Dukung Pembiayaan Rumah Bagi Karyawan Lion Air Group

“Permasalahan ini sudah mengendap selama 5 Tahun. Jangan jangan ada permainan disini.” Tegas Maulana di depan Pimpinan Bank BTN Makassar.

Sementara perwakilan Bank BTN Makassar, Taufiq yang menerima rombongan Nasabah, mengatakan akan segera menyikapi permasalahan ini secara baik baik.

“Kita akan coba mencari solusinya, karena secara legalnya seperti itu. Ya kami akan selesaikan dengan baik.” Tandasnya.

Pasca pertemuan tersebut diwarnai Insiden saling dorong antara Security Bank BTN dengan pihak Aliansi masyarakat pendamping nasabah yang mengakibatkan pelayanan Bank sempat terhenti. (Ilham)

Check Also

JAPRI Sulsel Pertanyakan Kualitas Kotak Suara

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggunakan kotak suara berbahan karton (kardus) pada pemilu …

Loading...