Home / EDUKASI / Berbekal Bahan Limbah, Mahasiswa KKN-PPM UNM Ajarkan Warga di Wajo Kerajinan Tangan

Berbekal Bahan Limbah, Mahasiswa KKN-PPM UNM Ajarkan Warga di Wajo Kerajinan Tangan

WAJO, KORANMAKASSARNEWS.COM– Salah satu program kerja yang beberapa waktu lalu dilakukan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Negeri Makassar di Desa Tadangpalie Kec. Sabbangparu Kab. Wajo ialah pembuatan kerajinan tangan dengan bahan dasar limbah.

Ide ini didapatkan dari hasil Observasi Mahasiswa KKN PPM di Desa Tadangpalie. Dimana salah seorang Mahasiswa mengaku melihat adanya limbah yang bisa menjadi kreativitas dan mempunyai nilai jual yang cukup tinggi, jika didaur ulang kembali seperti kulit jagung dan perca kain.

“Pada saat kami melakukan survei, disitu kami melihat banyak warga yang sedang memanen jagung. Kan, kami mau memanfaatkan bahan apa yg ada disekitar desa sini, jadi kami memutuskan untuk membuat kerajinan dari kulit jagung. Selain hemat biaya juga mudah diperoleh,” Kata Hesty, Mahasiswa yang terlibat dalam pelatihan pembuatan kerajinan tersebut, Sabtu (28/7/2018).

“Selain dari kulit jagung, juga terdapat limbah perca kain yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan bross dan sejenisnya,” tambahnya lagi.

Kulit jagung sendiri dibuat menyerupai bunga yang tak kalah cantik dari bunga plastik yang sering dijual di pasaran.

Warga setempat terlihat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini, selain hemat biaya, pembuatannya yang mudah, juga mempunyai nilai jual.

“Saya sangat tertarik dengan kreasi bunga ini karena biasanya kulit jagung langsung dibuang saja tapi dengan adanya kerajinan ini, kulit jagung dapat dimanfaatkan dengan mudah,” Kata salah seorang warga yang ikut dalam pelatihan.

Sementara itu, Panguriseng selaku Kepala Desa Tadangpalie menyampaikan bahwa, ide tersebut sangat kreatif dan menarik.

“Sangat kreatif, karena rata-rata warga di Desa ini mempunyai sumber penghasilan dari jagung. Biasanya kulit jagung yang sudah kering langsung dibakar tapi sekarang sudah dapat dimanfaatkan sebagai kreatifitas yang mempunyai daya tarik cukup tinggi karena saya lihat hasilnya itu sangat cantik dan sangat menarik.” tuturnya. (*)

Check Also

IYOIN Kembali Gelar Giat Peduli Indonesia di Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Setelah sukses menggelar Peduli Indonesia satu dan dua, pada tahun 2016 dan 2017, Indonesia …

Loading...