Home / LIFESTYLE-INFOTAINMENT / FAKTA VS MITOS MALAM PERTAMA

FAKTA VS MITOS MALAM PERTAMA

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Bagi sepasang pengantin yang baru saja menikah, malam pertama tentu merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu. Banyak pasangan yang merasa tegang dalam menjalankan malam pertama. Di masyarakat sendiri berkembang beberapa kepercayaan atau mitos yang berkembang. Berikut adalah beberapa mitos yang berkembang di masyarakat:

1. Selalu Menyakitkan Ada anggapan pada wanita bahwa malam pertama selalu menyakitkan. Anggapan ini timbul karena wanita khawatir vaginanya tidak dapat menampung ukuran penis yang besar ketika ereksi. Padahal sebenarnya anggapan ini salah. Hubungan seks pertama kali tidaklah menyakitkan jika kedua pasangan telah mempelajari mengenai seksualitas dengan benar. Rasa sakit saat berhubungan biasanya timbul karena si wanita respon seksualnya  belum terangsang secara maksimal dan vagina masih terlalu kencang untuk menerima penetrasi penis. Jalan terbaik untuk masalah ini adalah dengan foreplay yang cukup sehingga wanita menjadi lebih rileks dan vagina siap menerima penetrasi.

2. Penentu keberhasilan sering ada anggapan bahwa malam pertama merupakan penentu keberhasilan kehidupan seksual  pasangan tersebut selanjutnya. Ketika terjadi kegagalan pada malam pertama , maka akan timbul trauma saat melakukan hubungan seksual yang berikutnya. Akan tetapi, malam pertama bukanlah faktor penentu keberhasilan hubungan seksual sebuah pasangan, memang bila saat malam pertama ada rasa sakit yang dirasakan oleh wanita akan terus terbayang ketika akan melakukan hubungan seksual lagi

3. Ejakulasi dini selalu terjadi ketika malam pertama Anggapan ini salah karena ejakulasi dini terjadi karena gairah seksual yang terlalu tinggi dan foreplay yang kurang sehingga ejakulasi dini tidak hanya terjadi pada malam pertama tetapi juga dapat terjadi  pada malam-malam berikutnya.

4. Sehebat adegan film biru Banyak orang yang beranggapan bahwa berhubungan seks akan sehebat seperti adegan di film porno, padahal hal ini salah. Bahkan tidak dianjurkan menggunakan adegan film porno sebagai acuan dalam berhubungan seks, karena adegan dalam film porno terlalu berlebihan.

5. Penis besar, istri puas Banyak pria yang beranggapan bahwa hanya penis yang berukuran besar yang dapat memuaskan istri pada malam pertama. Padahal ini salah, karena yang berpengaruh bukanlah ukuran penis tetapi kekerasan penis agar dapat melakukan penetrasi.

6. Selalu nikmatTidak selalu benar mitos mengenai malam pertama selalu nikmat, pada beberapa pasangan malam pertama dapat membawa pada kekecewaan karena kekurangan pengetahuan mengenai seks.

7. Darah perawan Nah, seorang istri dianggap perawan bila saat malam pertama mengeluarkan darah saat berhubungan seks, jika tidak maka dia dianggap tidak perawan. Hal ini sering menyebabkan ketakutan pada wanita, mereka khawatir tidak mengeluarkan darah saat malam pertama dan mereka dianggap tidak perawan lagi. Padahal walaupun mereka masih perawan, saat malam pertama belum tentu mereka mengeluarkan darah, karena ada banyak faktor yang mempengaruhi, seperti kelenturan selaput dara.

8. Bisa menyobek selaput dara adalah tanda keberhasilan Ini suatu kesalahan besarkarena belum tentu selaput dara robek pada malam pertama, justru hal ini merupakan tanda kegagalan respon seksual pada istri atau istri belum terangsang sepenuhnya.

9. Harus minum obat kuatIni juga merupakan salah persepsi, karena saat malam pertama tidak direkomendasikan minum obat kuat kecuali yang bersangkutan memerlukannya karena kondisi tertentu. Mengkonsumsi obat kuat justru menandakan bahwa pria tersebut belum siap secara psikologis dalam berhubungan seksual. Sumber: (tanyadok.com)

Check Also

ADA “Mafia Di Maros” NGAJAK GABUNG

MAROS, KORANMAKASSARNEWS.COM– “MAFIA Maros” dari namanya pasti banyak paradigma masyarakat yang menganggap Mafia adalah hal yang …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.