Home / NEWS / Di duga Tanpa Izin, Cafe Publiq Buka Diskotik?

Di duga Tanpa Izin, Cafe Publiq Buka Diskotik?

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Beberapa hari yang lalu, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Makassar berunjukrasa di depan Cafe Publiq, Jalan Arif Rate. Mereka menuntut kepada Manajemen Cafe untuk menyelesaikan kasus perkelahian antar pengunjung.

Dalam aksinya, koordinator lapangan, Iank Parewa selaku koordinator lapangan mengatakan bahwa aksi ini digelar dalam rangka menyikapi terjadinya pengoroyokan terhadap pengunjung Publiq pada malam kamis, pekan lalu.

Atas kejadian tersebut, korban pengeroyokan kehilangan satu buah handphone miliknya.

Keberadaan Cafe Publiq yang dekat dengan tempat Ibadah dan sekolah dinilai telah melanggar aturan pemerintah tentang Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPALnya).

Tidak hanya itu, Cafe Publig juga beroperasi sebagai Tempat Hiburan Malam berjenis Diskotik.

Menanggapi hal itu, Albert selaku Marketing Communication Cafe Publiq mengatakan bahwa pihaknya akan membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Ia dan pihaknya akan berusaha membantu untuk mencari tau tentang HP (hilang) tersebut. “Lebih baik kalau kita berteman dan saya mau berteman dengan kalian, dan masalah pengeroyokan yang saudara alami silahkan laporkan ke Kepolisian,” katanya, dihadapan para pengunjukrasa.

Lanjut kata Albert, bahwa Publiq sudah memiliki SKPL dalam hal pengelolaan limbah dari Dinas Lingkungan Hidup.

“Yang pertama Publiq sudah memiliki SKPL dalam hal pengelolaan limbah dari dinas lingkungan hidup, yang kedua kami akan lebih memperketat keamanan untuk meminimalkan kejadian keributan antar sesama pengunjung,” ujarnya.

Dilain pihak, Saat dipertanyakan terkait izin usaha Cafe Publiq, Kepala Dinas Perizinan Kota Makassar, Andi Bukti, menyampaikan bahwa izin usaha yang terbit adalah Cafe dan Resto.

“Cafe dan Resto,” kata Andi Bukti kepada media via Whatsapp, Rabu, (1/8/22018) malam.

Lanjut, kata Andi Bukti bahwa sehubungan Publiq, yang memiliki tanggung jawab yakni pengawas dari Dinas Perdagangan dan Satpol PP.

“Pengawasan dan sanksi nya bukan sama saya, tapi Dinas Perdagangan dan Satpol,” pungkasnya.

Hingga saat ini pihak dari Cafe Publiq dan PTSP yang berkapasitas belum ada tanggapan sama sekali terkait berita yang dilayangkan. (Wisnu)

Check Also

Lepas Tim Medis ke Lombok, Ketua KNPI Sulsel : Selamat Bekerja

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Ketua KNPI Sulsel Imran Eka Saputra melepas sebanyak 7 (tujuh) Tim Medis Relawan …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.