Home / NEWS / LSN 2018 Akan Digelar di Enrekang, Harianto Oghie : Pengembangan Santri di Persepakbolaan

LSN 2018 Akan Digelar di Enrekang, Harianto Oghie : Pengembangan Santri di Persepakbolaan

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM – Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 untuk wilayah Sulselbar akan berlangsung pada tanggal 12 – 19 Agustus 2018 di Stadion Massenrempulu Kabupaten Enrekang.

LSN region Sulawesi II yang dilaksanakan oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) itu bakal diikuti 32 pondok pesantren dan akan meperebutkan Piala Bupati Enrekang, yang pada pembukaan nanti dijadwalkan akan menghadiri langsung kegiatan tersebut.

Direktur Operasional LSN 2018 Harianto Oghie mengatakan Liga Santri Nusantara ini adalah sebagai liga pembinaaan dan pecarian bakat pemain Bola yang berbasis Pondok Pesantren.

Harianto yang saat ini juga mencalonkan diri sebagai legislatif DPR RI dari PKB di Dapil Sulsel 3 ini menjelaskan munculnya Liga Santri Nusantara (LSN) merupakan entitas yang tak dapat dipisahkan antara sepakbola dan pesantren.

“LSN merupakan inisiatif dan keinginan pondok pesantren dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia dengan segenap potensinya yang besar untuk lebih jauh mengembangkan dan memajukan potensi santri dalam persepakbolaan Indonesia guna mencetak pemain yang profesional, bisa ngaji dan berakhlakul karimah, yang mendapat respon dari Bapak menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrowi,” ujar dia.

Kedepan mengingat potensi santri yang luarbiasa dari segi jumlah dan usia yang memang memenuhi dalam pembinaan olahraga, selain diadakan LSN yang sudah tahun keempat ini, semoga PBNU dalam hal ini RMI, tentu dengan dukungan penuh Kementerian Olah Raga bisa membuat program unggulan yang lebih intensif dan jangka panjang serta sistematis semacam Pesantren Sepakbola Indonesia.

Dan upaya ini, kata alumni IAIN Ujung Pandang ini, tidak mungkin dilakukan sendirian oleh pesantren dengan kondisi dan fasilitasnya yang minim dan terbatas, maka dibutuhkan dukungan oleh semua pihak baik dari masyarakat maupun pemerintah khususnya pihak dispora dan PSSI baik ditingkat Kabupaten maupun Provinsi.

“Semoga LSN 2018 ini bisa dijalankan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang sudah kita sepakati bersama,” ujar Harianto.

Koordinator Region LSN Sulawesi II, Musbahuddin atau akrab disapa Cambang menambahkan, pada partai Final Region tanggal 19 Agustus 2018 mendatang akan dihadiri oleh Staf Khusus Presiden RI, KH. A. Gaffar Rozin sekaligus sebagai Ketua RMI NU PBNU .

RMI NU, kata dia, adalah operator Liga Santri Nusantara yang sudah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut.

Menurutnya, pemain peserta LSN 2018 adalah santri pondok pesantren yang berumur dibawah 18 tahun dan pernah mondok (mukim di Pesantren) paling lambat mulai 1 mei 2018 dan dibuktikan dengan Kartu Santri atau mendapat pengesahan sebagai santri dari kepengurusan RMI NU setempat.

Diikuti oleh 1.024 klub dari 32 region yang mencakup 34 provinsi seluruh Indonesia dengan rincian :
Jumlah Pesantren NU di Indonesia mencapai 23 ribu Pesantren;
Jumlah santri mencapai 5 juta orang;
Jumlah pertandingan sebanyak 1.188 pertandingan dari babak penyisihan hingga final.

“Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Mohon dukungan kita semua,” ujar Komandan Banser GP Ansor Enrekang ini.

Check Also

Awas, Tilang Kamera Siap Di Uji Cobakan Di Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Untuk pelaksanaan penindakan pelanggaran lalu lintas, maka akan diberlakukan bukti Elektronik atau Cctv Elektronik …

Loading...