Home / POLITIK / Hadang Bunda Neno dan Tolak Deklarasi Ganti Presiden, Hanif Muslim : Ada yang Panik ?

Hadang Bunda Neno dan Tolak Deklarasi Ganti Presiden, Hanif Muslim : Ada yang Panik ?

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Deklarasi #2019GantiPresiden yang akan diadakan di Kota Makassar pada 12 Agustus 2018 kelihatannya banyak mendapat penolakan. Bahkan sampai ada oknum tertentu yang membuat spanduk yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Masyarakat Cinta Damai yang isinya penolakan terhadap deklarasi akbar ini.

Demikian diungkapkan Relawan #2019Ganti Presiden Sulsel, Hanif Muslim kepada koranmakassarnews.com, Senin (7/8/2018).

baca juga : Kecam Rencana Pengadangan Neno Warisman, FUIB Sulsel Dapat Dukungan dari Koalisi Keummatan

Sebenarnya Hanif sangat berharap jangan sampai terjadi penghadangan sebagaimana opini berkembang terakhir ini.

“Kami berharap nggak sampai ada penghadangan (persekusi) terhadap Bunda Neno Warisman di Bandara sebagaimana yang terjadi di Batam kemaren. Kalau sampai ada itu adalah upaya provokasi, yang akan memecah belah. Ingatlah ini di Makassar Bung. Di sini ada “Siri’na Pacce”, ungkap Hanif sambil senyum.

“Sebaiknya pihak-pihak yang tidak mendukung kegiatan ini santai ajalah, jangan panik. Berdemokrasilah secara sehat dan berpikirlah dewasa, tambahnya.

Hanif juga menandaskan agar mereka yang tidak setuju, jangan panik, apalagi sampai menuding peserta deklarasi sebagai pihak yang intoleran dan tidak demokratis.

“Jangan hanya karena kegiatan Deklarasi Akbar #2019GantiPresiden ini kepanikan itu tidak terukur lagi. Jadi jangan ngaco, jangan menuding kami berperilaku intoleran dan berlaku tidak demokratis,” tandasnya.

“Deklarasi akbar ini bukan makar, kudeta dan sebagainya, karena ini sesuai kontitusi dan termasuk kebebasan dalam berekspresi. Ayo kita wujudkan Makassar aman, tentram, dan damai,” tutup Hanif.

(junaid ramadhan)

Check Also

Caleg PKB Ini Resmikan Rumah Saudara TA

MAROS, KORANMAKASSARNEWS.COM — Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), …

Loading...