Home / HUKUM & KIRIMINAL / Polisi Akhirnya Tetapkan Lima Pelaku Pembakaran Rumah di Jalan Tinumbu

Polisi Akhirnya Tetapkan Lima Pelaku Pembakaran Rumah di Jalan Tinumbu

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Polisi akhirnya menetapkan 5 (lima) pelaku dalam insiden kebakaran di Jalan Tinumbu Lr. 166B, Senin (6/8/2018) lalu, yang mengakibatkan 6 (enam) orang meninggal dunia dan 3 (tiga) unit Rumah kebakaran. Para Korbannya yakni Alm H. Sanusi, Hj. Bondeng, Hj. Musfalifah, Namirah, anak Ijas dan Ahmad Fahri alias Desta.

Kelima pelaku tersebut, berbeda-beda peranannya dalam melakukan aksinya, mulai dari eksekutor hingga otak pembakaran Rumah, bahkan satu diantaranya masih buron.

Para pelaku yakni Akbar Dg. Ampuh (32) sebagai otak pembakaran yang kini juga masih menjadi warga binaan Lapas Makassar, A.Ilham ashari alias Ilho (23) dan AP (DPO), keduanya pelaku pembakaran, Wandi, Haidir dan Riswan ketiganya terlibat sebagai penagih yang diketahui sehari sebelumnya melakukan pengeroyokan kepada Ahmad Fahri alias Desta (alm).

Berawal disaat Ahmad Fahri alias Desta (alm) mengambil sabu-sabu sebanyak 9 sachet dengan harga Rp. 10.000.000 (sepulun juta rupiah) lalu Riswan, Wandi dan Haidir datang untuk menagih korban, tapi Desta hanya berjanji akan membayarnya.

Tak lama kemudian, si pelaku mendapat informasi jika Desta akan bertolak ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, maka tersangka Rangga alias Sangir alias Akbar Ampuh melalui pesan singkat massenger Facebook memerintahkan kepada Andi Ilham alias Ilho dan Ramma (DPO) membakar rumah H. Sanusi di Jalan Tinumbu lr. 166B kel. Pannampu kec. Tallo kota Makassar.

Baca juga : Aneh, Tubuh Korban Kebakaran Terdapat Luka Tusukan

Menurut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol.  Irwan Anwar, S. IK saat Konferensi Pers di Mako Polrestabes Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Minggu (12/8/2018), para tersangka ini sebelum memulai aksinya, mereka diberikan sabu-sabu untuk memakainya bersama. Para pelaku beraksi disaat warga sekitar sudah terlelap, sehingga pelaku dengan leluasa menyiramkan bensin dan melakukan pembakaran.

Kombes Pol Irwan menambahkan, dalam kasus tersebut ada dua pasal yang akan di kenakan, dimana pelaku eksekutor dan otak pembakaran yang tentunya peran yang dilakukan bersangkutan dalam berat atau ringannya hukuman.

Kalau pasalnya sama dan status sebagai tersangka atau narapidana saat ini tentunya berat, khususnya bagi yang bersangkutan, mereka melanggar Pasal 340 ayat 3 dengan ancaman Hukuman Mati atau seumur hidup atau 20 tahun penjara. (FirDha)

Check Also

Lyrics Karaoke Family, Disidang Tipiring Oleh PPNS Satpol. PP Kota Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Lyrics Karaoke yang masih tetap membandel dengan tidak mengindahkan surat teguran dan …

Loading...