Home / HUKUM & KIRIMINAL / Pesangon Belum Dibayarkan, Mantan Karyawan PT. KAA Akan Turun Aksi

Pesangon Belum Dibayarkan, Mantan Karyawan PT. KAA Akan Turun Aksi

PANGKAJENE, KORANMAKASSARNEWS.com — Mantan Karyawan PT. Karya Asta Alam (KAA) Kabupaten Pangkep, akan membanjiri Kota Pangkep dengan melakukan Aksi Demonstrasi menuntut hak mereka setelah delapan bulan di PHK, namun perusahaan tidak kunjung membayarkan pesangon mereka.

Aksi demonstrasi yang melibatkan mantan karyawan perusahaan marmer tersebut juga akan diikuti keluarga mereka. Direncanakan kurang lebih 1.500 orang massa aksi akan turun ke jalan pada Selasa 14 Agustus 2018, besok.

Para mantan Karyawan PT. KAA ini tergabung dalam Serikat Pekerja Front yang termasuk Sayap Juang Front Pembela Islam FPI DPW Kab. Pangkep.

Saat Audiens dengan Anggota Komisi III DPRD Kab. Pangkep, Dinas Tenaga Kerja, dan Dinas Lingkungan Hidup, di ruang Wakil Ketua DPRD siang tadi, para mantan karyawan diterima Ibu Lisa, dan Ketua Fraksi Komisi H. Pattola,

Serikat Pekerja Front menuntut DPRD Kabupaten Pangkep dan Pemerintah Daerah untuk memfasilitasi dan Mengundang pihak Perusahaan dan mendesak untuk segera membayarkan hak karyawan yang sudah di PHK.

Asrul, Ketua Sarikat Pekerja Front, kepada koranmakassarnews.com menyampaikan bahwa besok mereka akan memaksimalkan aksi dan akan melibatkan keluarga karyawan. Aksi akan dimulai sekitar pukul 08.00 WITa, start dari Monumen Bambu Runcing, selanjutnya ke DPRD Pangkep.

“Aksi ini kami lakukan karena sudah delapan bulan di PHK tapi hak kami tidak dipenuhi. Kami sesalkan DPRD, Pemda, yang seharusnya melindungi kami, tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan maksimal,” ungkap Asrul, Senin siang (13/8/2019), usai audiens.

baca juga : Kapolda Sulsel Buka Bakti Sosial Kesehatan di Labakkang Pangkep

Asrul menambahkan, apa yang mereka lakukan diatur dalam undang- undang nomor 13 tahun 2003.

Selain mantan karyawan dan keluarganya, aksi yang juga akan melibatkan Laskar Front Pembela Islam, Pengurus DPP Lembaga Pemberdayaan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LPPTKI), FMTL, dan Mahasiswa. (Aa)

Check Also

Lukai Petugas Saat Akan Diringkus, Kapten Begal Sadis Ditembak Mati

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com—Tim Jatanras Polrestabes Makassar akhirnya menembak mati Kapten Begal yang diketahui bernama Kemal (25) …

Loading...