Home / SEJARAH / 15 September 1945 Sekutu Mendaratkan Pasukannya di Jakarta Untuk Lucuti Tentara Jepang

15 September 1945 Sekutu Mendaratkan Pasukannya di Jakarta Untuk Lucuti Tentara Jepang

KORANMAKASSARNEWS.COM — Proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustusn 1945 tidak secara otomatis menjadikan Indonesia terlepas dari belenggu kolonialisme. Hal itu disebabkan karena Belanda mencoba menanam kembali pengaruhnya di Indonesia. Dalam rangka menegahkan dan mempertahankan kemerdekaannya, bangsa Indonesia berjuang dengan dua cara, yaitu kekuatan senjata dan diplomatis. Kedua cara tersebut saling mendukung dan melengkapidalam rangka mempertahankan raungan dari sekutu dan NICA.

Pada tanggal 15 September 1945, sekutu mendaratkan tentaranya di Tanjung Priok yang disusul dengan pendaratan tentara sekutu yang dipimpin oleh W.R. Paterrson. Untuk menjalankan tugas di Indonesia, sekutu membentuk AFNEI denagn panglimanya Letjend Sir Philip Christison yang membawahi 3 pasukan divisi, yaitu divisi Jakarata, Surabaya, dan Sumatra.
Tugas AFNEI:
1) Menerima kekuasaan dari Jepang
2) Membebaskan tawan perang dan interniran sekutu
3) Melucuti dan mengumpulkan tentara Jepang kemudian dipulnagkan ke negaranya
4) Menegahkan dan mempertahankan keadaan damai kemudian diseahkan kepada pemerintah sipil
5) Menghimpun peperangan dan menuntut pejahat perang

baca juga : Tanggal 14 September 1960 :Sejarah Berdirinya OPEC

Kedatangan sekutu di Indonesia awalnya diterima dengan baik oleh pemerintah dan rakyat Indonesia. Ternyata kedatangan sekutu diboncengi NICA, hal ini yang menimbulkan berbagai macam pertempuran di berbagai kota menghadapi tentara jepang dan sekutu bahwa setelah jepang menyerah kepada sekutu pada diduduki sampai kedatangan pasukan sekutu di daerah tersebut termasuk Indonesia. Jepang berusaha menghalangi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan. Para pemuda Indonesia yang tergabung dalam BKR berusaha melucuti senjata pasukan Jepang dengan alasan:

1) Mendapatkan senjata untuk mempertahankan kemerdekaan
2) Agar senjata pasukan Jepang tidak jatuh ke tangan Belanda
3) Agar pasukan Jepang tidak menyerang demi mempertahankan “status quo” .

Tekad perjuangan kaum muda yang tergabung dalam p”Komite van aksi” mempelopori pengambilalihan kekuasaan dan pelucutan senjata sehingga terjadi pertempuran-pretempuran di berbagai kota antara rakyat Indonesia dengan Jepang sendiri. (dari berbagai sumber, http://permatasaridwinda.blogspot.co.id, wikipedia)

Check Also

17 November 1869 : Terusan Suez Yang Menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Merah Secara Resmi Dibuka

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Terusan Suez (Arab: قناة السويس‎, Qanā al-Suways), di sebelah barat Semenanjung Sinai, …

Loading...