Home / SEJARAH / 7 Oktober 1756 : Sultan Hamengkubuwono I Secara Resmi Pindah ke Kraton Ngayogyakarta

7 Oktober 1756 : Sultan Hamengkubuwono I Secara Resmi Pindah ke Kraton Ngayogyakarta

KORANMAKASSARNEWS.COM — Sejak Perjanjian Giyanti wilayah kerajaan Mataram dibagi menjadi dua. Pakubuwana III tetap menjadi raja di Surakarta, Mangkubumi dengan gelar Sultan Hamengkubuwana I menjadi raja di Yogyakarta.Mangkubumi sekarang sudah memiliki kekuasaan dan menjadi Raja maka tinggal kerajaan tempat untuk memerintah belum dimilikinya.Untuk mendirikan Keraton/Istana Mangkubumi kepada VOC mengajukan uang persekot sewa pantai utara Jawa tetapi VOC saat itu belum memiliki yang diminta oleh Mangkubumi.

Pada bulan April 1755 Hamengkubuwana I memutuskan untuk membuka Hutan Pabringan sebagai ibu kota Kerajaan yang menjadi bagian kekuasaannya . Sebelumnya, di hutan tersebut pernah terdapat pesanggrahan bernama Ngayogya sebagai tempat peristirahatan saat mengantar jenazah dari Surakarta menuju Imogiri. Oleh karena itu, ibu kota baru dari Kerajaan yang menjadi bagiannya tersebut pun diberi nama Ngayogyakarta Hadiningrat, atau disingkat Yogyakarta.

baca juga : 6 Oktober 2010 : Instagram Resmi Diluncurkan

Sejak tanggal 7 Oktober 1756 Hamengkubuwana I pindah dari Kebanaran menuju Yogyakarta. Seiring berjalannya waktu nama Yogyakarta sebagai ibu kota kerajaannya menjadi lebih populer. Kerajaan yang dipimpin oleh Hamengkubuwana I kemudian lebih terkenal dengan nama Kesultanan Yogyakarta.(sumber : wikipedia)

Check Also

19 Oktober 1987 : Tragedi Bintaro Menelan Korban Jiwa 156 Orang dan Ratusan Luka-luka

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Tragedi Bintaro adalah peristiwa kecelakaan tragis yang melibatkan dua buah kereta api di …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.