Home / NEWS / Harun Rani Resmi Nahkodai Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Makassar

Harun Rani Resmi Nahkodai Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Relasi Islam dan Pancasila di antara Legitimasi Politik dan Ideologi Kebangsaan, adalah tema diskusi Publik yang diselenggarakan hari ini minggu kemarin, 7 Oktober 2018 di Cafe & Resto Seven Eight.

Tampil sebagai narasumber Anregurutta Prof. DR. Muhammad Ghalib MA, selaku Dewan Pakar DPD Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Sulsel dan DR. Alif K. Sahide Juga Dewan Pakar Bhinneka Tunggal Ika DPD Sulsel dan Ketua Umum DPD Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Sulsel Fajar Ahmad Husaini, bertindak selaku moderator Husain Rahim SH wakil ketua DPD Sulsel.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian Muscab I Pembentukan DPC Makassar yang dimana hasilnya telah terpilih Harun Rani sebagai ketua umum dan Juliaman yang juga Camat Mariso selaku wakil ketua, selanjutnya keduanya diharapkan mampu menjalankan amanah roda organisasi periode 2018 – 2023.

“Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika adalah organisasi masyarakat yang konsen visi misinya dituangkan ke berbagai programnya untuk merawat kebhinekaan dan persatuan. Dapat dipastikan inilah titik di mana keprihatinan bersama yakni akibat telah mulai tergerusnya kebhinekaan dan menyeruaknya intoleransi radikalisme serta munculnya gerakan anti ideologi Pancasila sebagai dasar negara, jadi kami siap menjalankan roda organisasi kedepan”, ucap Harun Rani.

Ditambahkannya bahwa faktor tersebut adalah salah satu alasan yang melahirkan organisasi masyarakat ini. Tepatnya tanggal 2 Juni 2017 yang di deklarasikan secara resmi di Jakarta.

Baca Juga : Hasil RakorNas ForNas Bhinneka Tunggal Ika Mendukung Secara Terbuka Jokowi-Kyai Ma’ruf.

“Kami bangga bergabung dalam organisasi ini karena kami ketahui yang duduk di Dewan Pimpinan Pusat Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika, selaku ketua dewan pembina adalah Jenderal TNI (Pur) Moeldoko dan juga di dewan pembina ada DR. Yudi Latief cendikiawan muslim yang sangat produktif melahirkan gagasan-gagasan cerdas dalam berbagai karya tulis, misalnya salah satu karya beliau Negara Paripurna yang dianggap sangat representatif mengulas problem kebangsaan dan realitas demokrasi kita hari ini”, pungkas Harun.

Sementara yang menjadi Ketua Umum DPP DR. Syaiful Rohim adalah tokoh Muhammadyah dan Sekretaris Jenderal dijabat oleh Taufan Hunneman aktivis eksponen 98. Melihat organisasi ini bisa dikatakan cukup unik dan menarik karena komposisi pengurusnya sangat beragam, mulai dari petinggi TNI ada juga cendikiaawan/akademisi, tokoh agama, dan lain-lain.

“Komitmen dan harapan Dewan Pimpinan Cabang Forum Nasional Bhinneka Tunggal Ika Makassar, kedepannya adalah akan bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah kota Makassar untuk melaksanakan program kerja yang akan membangun kembali edukasi budaya kebhinekaan dan penguatan ideologi Pancasila”, tutup Harun. (*)

Check Also

IWO Sulbar Dapat Award Media Partnership Dari CSR

MAMUJU, KORANMAKASSARNEWS.COM– Ikatan Wartawan Online (Sulbar) mendapatkan Award Media Partneship dari Corporation Social Responsibility (CSR). …

Loading...