Home / INFO KESEHATAN / Peringatan Bukan Kesehatan Gigi Nasional, Pepsodent Ajak Masyarakat Lindungi Gigi Keluarga Dari Resiko Gula

Peringatan Bukan Kesehatan Gigi Nasional, Pepsodent Ajak Masyarakat Lindungi Gigi Keluarga Dari Resiko Gula

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Produksi salah satu dari PT. Unilever Indonesia Tbk, Pepsodent berkerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Nasional (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) menggelar program Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2018 di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin pagi tadi (11/10/2018).

Seperti diketahui, kerusakan gigi atau gigi berlubang bukan hanya dari gula saja. Tetapi penyebab terjadinya itu dari makanan yang berkarbohidrat.

Selama ini orang-orang tidak menyadari bahwa konsumsi gula sehari-hari ternyata layaknya sebuah gunung es. Makanan dan minuman yang bercitarasa manis sebenarnya hanya sebagian kecil dari gula yang kita konsumsi, di luar itu faktanya makananan yang berkarbohidrat yang dapat menimbulkan gigi berlubang.

Mengenai hubungan antara gula tersembunyi dan gigi berlubang, “Masalah gigi berlubang atau karies seringkali digambarkan sebagai 4 mata rantai yang saking berinteraksi, yaitu host yang terdiri dari gigi dan air liur. Mikroorganisme atau bakteri pada plak. Substrat atau asupan makanan, dan waktu,” kata Prof. Dr. drg. Bahruddin Thalib, M. Kes, Sp. Pros selaku Ketua Dekan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Hasanuddin.

Sejak pertama kali diadakan tahun 2010, pelaksanaan BKGN tahun ini adalah merupakan tahun ke-9 diselenggarakannya di Kota Makassar karena melihat antusias positif masyarakat setempat membuat kegiatan ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat khususnya di Kota Makassar.

“Setelah terakhir kali melayani 1.500 orang, tahun ini kami memiliki target edukasi dan pendidikan untuk 1.000 masyarakat di Kota Makassar dan sekitarnya,” ujar Ratu Mirah Afifah selaku Division Head fie Health & Wellbeing and Professional Instutions Yayasan Unilever Indonesia.

World Health Organization (WHO) menganjurkan untuk asupan gula semua sumber makanan dan minuman tidak melebihi 50 gram per hari untuk dewasa dan 30 gran per hari untuk anak.

Baca Juga : Antisipasi Kecelakaan Fisik, Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Gelar Identifikasi Gigi Antemorthem Prajurit Lantamal VI

Survey Konsumsi Makanan Individu (SKMI) Indonesia menyatakan tahun 2014 sebanyak 29,7% masyatakat Indonesia mengkonsumsi gula harian melebihi batas yang sudah ditentukan.

Topik penting dari BKGN 2018 ini adalah memeiliki target keseluruhan untuk mengedukasi dan melayani lebuh dari 68.000 ribu masyarakat melalui rangkaian aktivitas yang digelar di 23 Fakultas Kedokteran Gigi dan 40 cabang PDGI di berbagai wilayah Indonesia hingga Desember mendatang. (gilang)

Check Also

Tips Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Penyakit darah tinggi atau hipertensi adalah suatu keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.