Home / PERISTIWA / APEGTI Lakukan Aksi Tandingan Terhadap Unras Aliansi Rakyat Melawan Oligarki

APEGTI Lakukan Aksi Tandingan Terhadap Unras Aliansi Rakyat Melawan Oligarki

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Rakyat Melawan Oligarki (ARMO) menggelar aksi unjuk rasa di Pertigaan Jalan Boulevard dan Jl. A.P. Pettarani Kel. Gunung Sari Kec. Rappocini yang dipimpin Walfer, kamis (2/1/20)

Menurut Alfarisin (Korlap), aksi tersebut digelar dalam rangka menyikapi *”Penegakan HAM dan Terutama Hak Sipil dan Politik.”, namun sekira pukul 16.50 Wita, massa aksi ARMO dihalau oleh Pasukan Merah Putih yang dipimpin oleh Muh. Zulkifli, Ketua Brigade Muslim Indonesia dan terjadi aksi saling dorong terhadap massa aksi.

Tak lama berselang aparat kepolisian Polsek Rappocini dan Polrestabes Makassar datang mengamankan aksi tersebut.

Zulkifli yang juga presidium Aliansi Penjaga Gerbang Timur Indonesia (APEGTI) menjelaskan saat dikonfirmasi awak media bahwa aksi APEGTI tadi adalah gabungan dari beberapa ormas diantaranya laskar merah putih, Aliansi Mahasiswa Mahasiswa dan Pemuda (AMP) dan Brigade Muslim Indonesia (BMI) yang turun untuk melakukan aksi tandingan karena kelompok ini sudah sangat sering melakukan aksi yang di duga mendukung gerakan Papua merdeka.

“Dalam aksi mereka selain berusaha menarik militer yang sebenarnya di tempatkan oleh pemerintah untuk menjaga keamanan mereka juga meminta pembebasan tanpa syarat para pelaku pelaku yang di duga kuat adalah pelaku kriminal yang berafialisasi dengan gerakan Papua merdeka, kelompok ini bukan pertama kali turun saat tanggal 02 Desember di hari ulang tahun OPM kelompok ini juga turun dan menuntut negara RI untuk mengakui kemerdekaan Papua”, terang Zulkifli.

baca juga : https://koranmakassar.com/breaking-news-aksi-solidaritas-untuk-papua-dibubarkan-oleh-aliansi-penjaga-gerbang-timur-indonesia/

Menurut kader Pemuda Pancasila Sulsel ini, aksi provokasi yang selalu mereka buat supaya warga Makassar marah dan menyerang asrama Papua dan kemudian dijadikan pemicu baru di Papua sana, mereka tahu bahwa masyarakat Sulsel sangat sedih dengan meninggalnya beberapa warga Sulsel disana.

“Dan sepertinya mereka mau mengambil keuntungan dengan cara membuat aksi provokasi yang bisa memicu warga untuk menyerang asrama Papua, kami ingatkan kepada mereka untuk berhenti melakukan aksi provokasi yang diduga merupakan aksi dukungan kepada gerakan papua merdeka karena kami yang tergabung dalam Aliansi Penjaga Gerbang Timur Indonesia sepakat akan melawan semua kekuatan yang akan merongrong NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika”,  pungkasnya. (WS)

Check Also

Gegara Ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2020 Ketua PSI Diserang OTK

PANGKEP, KORANMAKASSARNEWS.COM — Pergantian tahun baru menjadi musibah bagi ketua DPD PSI Kab. Pangkep saat …