Home / PARLEMEN MAKASSAR / Berakhir Damai, Nurhaldin NH Mediasi Perseteruan Driver Gojek dengan Dishub Makassar

Berakhir Damai, Nurhaldin NH Mediasi Perseteruan Driver Gojek dengan Dishub Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.com — Perseteruan yang melibatkan personil Dishub (Dinas Perhubungan) dengan Driver Gojek di wilayah pantai Losari beberapa waktu lalu berakhir damai.

Hal tersebut ditandai ngopi bareng kedua pihak yang dimediasi Wakil ketua III DPRD kota Makassar Nurhaldin NH di Warkop Dua Satu jalan Tamalate II Makassar, Rabu (13/11/2019).

Nurhaldin dalam kesempatan ini menyatakan bahwa kedua pihak setuju berdamai dan tidak memperpanjang persoalan ini dengan mencabut masing masing laporan di kepolisian.

“hasil kesepakatan hari ini melalui jalur damai dan dalam waktu dekat mereka juga akan mencabut laporan (kepolisian) masing masing.” ucap Nurhaldin.

Pada pertemuan hari ini, lanjut legislator F Golkar tidak ada permintaan ganti rugi, pihak driver Gojek juga sudah menerima dengan berlapang dada.

“Insha Allah kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini. Karena sama sama memberikan solusi. Jika ada driver nakal silahkan difoto nomor platnya dan orangnya lalu dilaporkan ke pihak Gojek, begitu juga dari Dinas Perhubungan jika ada anggotanya yang melakukan hal hal diluar kode etik silahkan laporkan ke pak kadis untuk langsung ditindak lanjuti.” tandasnya.

Ditempat sama, Kadishub Makassar Mario Said memastikan semua anggotanya tidak boleh menggunakan kekerasan, cukup menegur dan mengarahkan pengguna jalan.

“Iya saya kira secara internal akan diberikan teguran dan pembinaan kepada anggota kami. Dan saya sampaikan kepada personil bahwa tidak ada lagi yang melakukan hal hal seperti itu. Kita tegas dalam melaksanakan tugas tetapi tetap dalam koridor etika.” kata Mario.

baca juga : Nurhaldin Sambangi Barawaja, Warga Sampaikan Aspirasinya

“Kita berharap dari kesepakatan hari ini akan terbangun sinergisitas dengan teman teman ojol. Kita inginkan teman teman berpartisipasi. Mungkin nanti ada momen momen lain perlu ada sosialisasi tentang aturan yang ada.” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Driver ojol mengalami tindak kekerasan di area larangan parkir pantai Losari yang melibatkan sejumlah personil Dishub. Diduga penyebab awalnya Driver dilarang parkir diarea tersebut dengan bahasa kasar lalu dibalas oleh Driver Ojol sehingga memicu emosi pihak personil Dishub. (Ilho).

Check Also

PD Parkir Makassar Tegaskan, “Polisikan” Jukir Nakal di Malam Pergantian Tahun

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com – Memasuki malam pergantian tahun (car free night 2020), Perusahaan Daerah (PD) Parkir …