Home / OPINI / BMI : Syiah Sesat, Syiah Bukan Islam

BMI : Syiah Sesat, Syiah Bukan Islam

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Pemerintah kota Makassar menghimbau kepada para Camat se-kota Makassar melalui surat nomor 400/402/Kesra/IX/2019, tanggal 9 September 2019, yang ditandatangani Sekda Kota Makassar, agar mewaspadai penyebaran Syiah.

Hal ini mendapat tanggapan positif dari berbagai ormas Islam di Sulsel, salah satunya adalah Brigade Muslim Indonesia (BMI), sebagaimana pernyataan yang dikeluarkan oleh Ketuanya, Muhammad Zulkifli, Senin (9/9/2019).

berita terkait : Insiden Papua Menelan Korban Jiwa, Ketua BMI : Polri Harus Transparan Menerangkan Kronologis Kejadiannya

“Kami bersyukur atas keluarnya surat itu dan Brigade Muslim Indonesia tegas menolak rencana kegiatan perayaan hari Asyura oleh kelompok syiah,” jelas Zul.

Zul menilai, Syiah adalah kelompok yang suka menghina sahabat nabi bahkan menghina Aisyah RA, istri Rasulullah.

“Rukun Islam dan rukun imam mereka juga beda dengan Muslim pada umumnya dan kami sebagai Muslim tidak rela jika hari Asyura itu dinodai oleh kegiatan kegiatan kelompok ini yang melakukan kegiatan melanggar akidah Islam antara lain kegiatan-kegiatan yang memperlihatkan kesedihan palsu yang sangat berlebihan terhadap meninggalnya cucu Rasulullah, Syaidina Husain,” tambahnya.

Mereka sampai memukul diri untuk memperlihatkan kesedihan, padahal kegiatan seperti ini jelas dilarang oleh agama dan dalil soal ini jelas.

Zul juga mengutip salah satu hadits; Rasulullah Shallallahu ‘alihi wa sallam telah menerangkan hukum menyiksa diri atas peristiwa musibah yang menimpa seseorang dalam hadits berikut ini :

“Tidak termasuk golongan kami orang yang memukul-mukul muka, merobek-robek baju dan berteriak-teriak seperti orang-orang jahiliyah” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

Jadi, himbau Zul, kalau mau beribadah di hari Asyura silahkan berpuasa asyura seperti yg dianjurkan agama, bukan buat kegiatan yang dilarang agama.

“Dalam upaya mengantisipasi kegiatan ini kami juga telah berkoordinasi dengan pihak aprarat dan Ormas Islam lainnya agar spy acara ini tidak dilaksanakan di Makasar dan di seluruh Sulawesi Selatan,” tegasnya. (junaid)

Check Also

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Solusi atau Masalah?

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Kementerian Keuangan mengusulkan kenaikan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan. Rinciannya, Kelas 1 Naik 100 …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.