Home / PERISTIWA / GPMI dan Ampera Demo Hotel Mercure Nexa Pettarani Agar Segera Disegel

GPMI dan Ampera Demo Hotel Mercure Nexa Pettarani Agar Segera Disegel

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Puluhan mahasiswa dari GPMI dan Ampera berunjuk rasa di depan Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani Jl. A.P. Pettarani Kec. Rappocini Kota Makassar, rabu (28/8/19). Gabungan Koalisi dari Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) dan Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA)ini beraksi terkait keberadaan Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani yang diduga tidak memiliki dokumen izin amdal lalin dan IMB namun tetap beroperasi.

Dari pantauan awak media, tampak pengunras melakukan orasi secara bergantian dengan soundsistem, membagikan selebaran pernyataan sikap, serta menggunakan kendaraan roda empat jenis grand max warna silver dengan no. pol DD 8557 GC sebagai panggung orasi.

“Kami meminta kepada pihak GM Mercure hotel untuk segera menghentikan segala bentuk aktivitas karena di duga tidak memiliki amdal lalin, dan meminta kepada pihak pemprov Sulsel serta pemkot Makassar untuk mencabut izin usaha Mercure hotel karena telah melanggar undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang amdal lalin”, ujar Dedi dalam orasinya.

Pengunras juga meminta kepada pihak ditlantaspolda Sulsel dalam hal ini kasubditkamsulsel untuk segera melakukan penyegelan atau menindak tegas pihak Mercure hotel yang secara terang benderang melanggar peraturan menteri perhubungan no. 11 tahun 2017 perubahan ke tiga atas peraturan menteri perhubungan PM. 75 tahun 2015 tentang penyelenggaraan analisis dampak lalulintas dan undang-undang no. 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan jalan.

Usai berorasi perwakilan pengunras diterima aspirasinya oleh Ambun selaku operator Mercure, dan menurutnya apa yang menjadi tuntutan pengunras akan segera sampaikan ke pihak Telkom dan Mercure sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam hal tersebut.

Kemudian para pengunras bergeser menuju depan kantor Ditlantas Polda Sulsel dan melanjutkan orasi yang sama.

Tak berselang beberapa menit aksi, perwakilan Pengunras diterima aspirasinya oleh AKBP Reza Pahlevi selaku Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel.

baca juga : Nekat Launching, Hotel Mercure Nexa Makassar di Police Line

“Mercure saat ini belum ada mengantongi dokumen izin andal lalin, kami dari Subdit Kamsel akan kembali melakukan tindak tegas berupa penyegelan dan memberikan garis polisi sekaligus membuat surat rekomendasi yang ditujukan kepada beberapa instansi pemerintah terkait dalam hal ini Gubeenur Sulsel, Walikota Makassar, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Dinas Balai Jalan serta Dinas PTSP”, jelas perwira menengah ini didepan para pengunras.

Reza menambahkan bahwa dalam aturan sudah jelas dan telah melanggar keras permenhub no 75/2015 dan UU LAJ No. 22/2009 pasal 99 dan 100 terkait ijin andal lalin, apa lagi ini telah beroperasi tanpa dokumen yang dikantonginya.

Sementara pihak perwakilan Mercure Hotel saat dikonfirmasi oleh awak media, Ambun tidak dapat komentar terkait hal ini, ” saya mohon maaf kepada media, saya tidak bisa berkomentar.” katanya sambil berlalu. (WISNU)

Check Also

Sebuah Kontainer Melintang Ditengah Jalan, Veteran Selatan Macet

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Sebuah mobil dengan muatan kontainer kosong mengalami kecelakaan tunggal di jalan Veteran Selatan, …

Loading...