Home / HUKUM & KIRIMINAL / Ketua Komisi III DPRD Parepare : Pasar Lakessi Terkesan Asal Jadi

Ketua Komisi III DPRD Parepare : Pasar Lakessi Terkesan Asal Jadi

PAREPARE, KORANMAKASSARNEWS.COM — Proyek pembangunan Pasar Lakessi yang penyelesaiannya molor dari jadwal, menjadi sorotan Komisi III DPRD Parepare.

Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp. 2,9 Miliar itu berdasarkan kontrak awal, harus rampung pada 31 Desember 2019 kemarin. Namun, fakta di lapangan adanya addendum atau perpanjangan kontrak selama 50 hari, hingga 16 Februari mendatang.

Saat melakukan hearing, dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Pasar Lakessi pada hari Kamis lalu, Ketua Komisi III DPRD Parepare, Rudy Najamuddin mengatakan, ada konsekuensi berupa denda yang harus dibayarkan pihak kontraktor pelaksana, akibat perampungan proyek tersebut yang molor dari jadwal.

“Nilai kontrak kisaran Rp. 2,9 miliar, jadi dendanya sekitar Rp. 2 Juta per harinya. Selain soal denda, saya juga menyebut proyek tersebut terkesan asal jadi, sebab pada saat kami melakukan peninjauan, kami juga menemukan masih banyak bagian yang belum rampung, bahkan tidak ada dalam perencanaan proyek tersebut,” jelas Rudy Najamuddin, Senin (10/2/2020).

“Banyak pekerjaan yang kami temukan, yang sepertinya tidak ada dalam perencanaan. Ada juga yang baru dikerja dan meski itu kecil-kecil, tapi itu menentukan. Sayapun berharap, ke depannya semua proyek pembangunan di Parepare harus di lengkapi dengan grand desain dan Saya rekomendasikan proyek harus ada grand desainnya, agar pembangunannya jelas,” tegas Rudy Najamuddin.

Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Pasar Lakessi, Suhandi menyataakan, adanya keterlambatan penyelesaian proyek tersebut dan pihaknya juga tak menampik adanya beberapa item yang tidak ada di perencanaan.

baca juga : Antisipasi Kenaikan Harga Sembako, Babinsa 1405-02/Soreang Lakukan Pemantauan di Pasar Lakessi

“Kami sadari pembangunan ini, tidak sesuai perencanaan dan secara volume bagus, tapi kalau estetika itu tidak sesuai,” akunya.

Di ketahui, selain soal ketidaksesuaian dengan perencanaan dan molornya perampungan pembangunan Pasar Lakessi, pada kesempatan itu juga di bahas perihal retribusi Pasar Lakessi dan lahan parkir yang balakangan ini menuai polemik. (Sis)

Editor : Junaid Ramadhan

Check Also

WN IRAN Tipu Wanita Pengusaha Makassar

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM–Salah seorang wanita, yang juga pengusaha di Kota Makassar berinisial VH, menjadi korban penipuan …