Home / EDUKASI / Mapala Cakrabuana UMI Bakti Lingkungan Seminggu di Maros

Mapala Cakrabuana UMI Bakti Lingkungan Seminggu di Maros

Pengurus Cakrabuana UMI bersama Kepala Desa Laiya, Andi Sirajuddin

MAROS, KORANMAKASSARNEWS.COM – Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Cinta Kreativitas Bumi Alam Nusantara (Cakrabuana) selama kurang lebih seminggu 11 – 18 Juli 2019, menggelar Bakti Lingkungan di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros.

Aksi tersebut dipusatkan di Desa Laiya. Kegiatannya di antaranya membuat Gapura pembatas desa, membuat petunjuk informasi mengenai wisata air terjun, membuat bak tempat pembuangan sampah bagi masyarakat, sosialisasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan kepada siswa siswi SD 138 Bontomanai, dan pengecatan serta pembersihan masjid desa, serta pembersihan drainase. Mereka terjun langsung bersama tokoh masyarakat setempat.

Ketua Umum Mapala Cakrabuana, Jamil Pratama, mengatakan program ini merupakan agenda tahunan Cakrabuana.

“Tujuan pelaksanaan ini semata-mata untuk berkontribusi kepada masyarakat sebagai wujud aplikasi Tri Darma Perguruan Tinggi salah satunya pengabdian masyarakat. Selain itu juga untuk melatih kepekaan sosial anggota Cakrabuana,” kata Jamil.

Jamil mengungkapkan pelaksanaan kegiatan di lapangan juga tak terlepas dari mengasah keilmuan sebagai mahasiswa jurusan Teknik Sipil dalam lingkup sederhana. Seperti halnya pembuatan Gapura dan Bak Sampah.

“Kita melibatkan anggota muda serta beberapa pengurus dalam kegiatan ini,” ucap mahasiswa angkatan 2015 ini.

Cakrabuana merupakan mapala tingkat jurusan Teknik Sipil UMI. Agenda bakti lingkungan ini sudah tahun kelima dilaksanakan dengan daerah yang berbeda tiap tahunnya di antaranya Maros, Pangkep, dan Gowa.

Kepala Desa Laiya, Andi Sirajuddin, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Mapala Cakrabuana di desanya. Dia pun berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan dan membantu pemerintah desa dalam hal pengelolaan desa.

“Kami di desa ini memang butuh pendampingan apalagi adik-adik mahasiswa ini dari Teknik Sipil yang mana keilmuannya cukup dibutuhkan desa khusunya dalam pembuatan RAB dan perencanaan pembangunan desa. Atas nama pemerintah desa kami ucapkan banyak terimakasih atas pengabdiannya,” tutur Andi Sirajuddin.

Salah satu tokoh masyarakat, Nurma, juga mengaku terbantu dengan Bakti Lingkungan yang digelar Cakrabuana di desanya.

“Kita ini terbantu sekali karena disini itu kasian warganya begitumi, biasa pagi-pagi keluarmi ke sawah atau di kebun, ada juga ke hutan cari kayu. Jadi jarangki ki itu pikirkan yang begini-begini. Untung adaji ini adek-adek mahasiswa (Cakrabuana) yang bikin kegiatan disini,” ungkap Nurma. (*)

Check Also

BEM FKM UPRI Gelar Workshop Penulisan PKM atas Bantuan L2DIKTI Wilayah IX

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM– Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia (BEM-FKM UPRI) menggelar …