Home / SOSIAL / Melalui ACT, YBM PLN UIKL Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Bencana Banjir Bandang Sentani

Melalui ACT, YBM PLN UIKL Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Bencana Banjir Bandang Sentani

JAYAPURA, KORANMAKASSARNEWS.COM– PLN Unit Induk Pembangkitan & Penyaluran (UIKL) area Sulawesi melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan bantuan sebesar Rp. 15 juta kepada korban banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua.

Pada Senin (25/03/2019), bantuan secara simbolis dilaksanakan di kantor PT. PLN Sektor Tello, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar.

Bantuan dari PLN UIKL Sulawesi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua YBM PLN UIKL Sulawesi, Bapak Muh. Iqbal kepada pihak ACT yang diwakili oleh Miswar selaku Staff Partnership ACT Sulsel didampingi oleh Catherin Imran Head Of Marketing Communication (HOM) ACT Sulsel.

“Kami berharap bantuan ini dapat mengurangi penderitaan saudara-saudara kita yang terdampak bencana Banjir Bandang di Sentani, Jayapura. Penggalanagan dana tersebut merupakan dana infaq, sedeqah atau zakat pegawai sebegai bentuk kepedulian bagi sesama untuk berbagi,” ujar Iqbal.

Informasi terakhir (23/3), tercatat 113 orang meninggal dunia, ratusan terluka, dan 94 orang dikabarkan hilang akibat banjir bandang tersebut.

Tak hanya korban jiwa, banjir bandang juga menyebabkan ribuan warga mengungsi dari rumah mereka yang terendam banjir dan mengalami kerusakan.

Baca juga : Gubernur Sulsel Hadiri Aksi Peduli Palestina, New Zealand, dan Sentani bersama ACT – MRI Sulsel

Ikhtiar untuk membersamai korban banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua masih berlangsung hingga saat ini. Selain melanjutkan proses evakuasi korban, Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga mulai mengaktivasi Dapur Umum di Jalan Merak Kotaraja, Abepura, Jayapura.

Koordinator Tim Disaster Emergency Response ACT Lukman Solehudin mengatakan, Dapur Umum berada di Jalan Merak Kotaraja, Abepura, Jayapura. Kata Lukman, Abepura dipilih sebagai lokasi Dapur Umum karena aksesnya yang mudah untuk mencari bahan baku untuk dimasak.

“Di Abepura, mencari bahan baku makanan masih mudah karena tak banyak wilayah yang terendam banjir, tidak seperti di Sentani, di mana kondisinya masih belum kondusif untuk produksi makanan siap santap,” ungkap Lukman. (*)

Check Also

HUT Ke-73 TNI AU, Korpaskhas Gelar Bhakti Sosial Donor Darah

BANDUNG, KORANMAKASSARNEWS.com — Peringati HUT ke-73 TNI AU Korpaskhas menggelar bhakti sosial donor darah. Kegiatan …

Loading...