Home / INSTITUSI / PD Parkir Makassar Tegaskan, “Polisikan” Jukir Nakal di Malam Pergantian Tahun

PD Parkir Makassar Tegaskan, “Polisikan” Jukir Nakal di Malam Pergantian Tahun

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com – Memasuki malam pergantian tahun (car free night 2020), Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya mempersiapkan sarana dan prasana untuk mengantisipasi sejumlah persoalan perparkiran, khususnya di titik rawan padat kendaraan seperti wilayah Anjungan Pantai Losari.

Humas PD Parkir Makassar Raya Asrul menjelaskan bahwa untuk melancarkan acara malam tahun baru, pihaknya bersama Dishub dan pihak Kepolisian menyiapkan kantong kantong parkir di titik ramai kota (Pantai Losari) yang diyakini dikunjungi banyak pengunjung.

“Untuk giat malam tahun baru kami sudah koordinasikan dengan mitra dalam hal Ini Dishub Kota Makassar untuk penentuan kantong kantong parkir yang mungkin telah disosialisasikan ke Masyarakat,” ucapnya, Senin (30/12/2019).

Ada 6 titik lokasi parkir yang disediakan pada saat car free night tahun baru 2020, yakni: Jl. Slamet Riyadi (Sebelah barat depan kantor pos&giro), Jl. Nusantara (Sebelah barat depan jalan RRI), Jl. Riburane ( Sebelah Selatan Depan RRI), Jl. Metro (Area Parkir CPI, Are Parkir CCC, Area Parkir trans Mall).

Selain itu, Asrul mengungkapkan, bahwa pada malam tahun baru pihaknya memberlakukan tarif insidentil bagi kendaraan roda 4 sebesar Rp. 5000, dan roda 2 Rp. 3000.
Dan pihaknya juga telah membekali para Juru parkir (Jukir) resmi dengan tanda pengenal berupa ID card resmi dari PD Parkir.

“Sebagai tambahan bahwa kegiatan Malam Tahun Baru mengacu kepada Tarif Insidentil PD. Parkir Makassar Raya, yakni Roda4 = 5000 dan Roda2= 3000, Dan kami juga telah melengkapi Atribut berupa ID Card di setiap titik” katanya.

baca juga : Optimalkan Pedestrian, PD Parkir Makassar, Dishub dan Satpol PP Serbu Jalan Nusantara

Dia menegaskan akan menindak Jukir nakal yang memungut jasa parkir diluar ketentuan dengan mencabut legalitas jukir.

Untuk Jukir insidentil ini sifatnya tidak tetap, jadi bagi kami apabila ada jukir yang telah didata untuk bertugas pada kegiatan tersebut kemudian kedapatan memungut di luar ketentuan maka langsung akan kami tarik ID Cardnya.” tegas Asrul.

Asrul menambahkan, apabila ID Cardnya telah dicabut berarti statusnya sudah jukir liar dan apabila tetap memungut, maka ranahnya sudah masuk pungli yang menjadi kewenangan aparat penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian” tandasnya. (Ilho)

Check Also

Transit di Makassar, Panglima TNI dan Kapolri Disambut Kasdam Hasanuddin di Galaktika

MAROS, KORANMAKASSARNEWS.COM — Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham …