Home / NEWS / Pemkab Jeneponto Belum Berikan Bonus Bagi Atlit Penyandang Disabilitas yang Berprestasi

Pemkab Jeneponto Belum Berikan Bonus Bagi Atlit Penyandang Disabilitas yang Berprestasi

JENEPONTO, KORANMAKASSARNEWS.COM — Delapan bulan usai penutupan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Pinrang 2018 yang merupakan ajang kompetisi olahraga tingkat provinsi bagi penyandang disabilitas yang diselenggarakan satu paket dengan Porda. Namun ironisnya belum ada kepastian kapan bonus atlet penyandang disabilitas berprestasi diserahkan. Padahal, jauh hari telah dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto, dalam hal ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Jeneponto.

“Apa bedanya kami dengan atlit yang dibina oleh KONI Jeneponto, padahal kami juga membawa nama baik daerah meskipun kami penyandang disabilitas. Apakah tidak ada satupun dari pemangku kebijakan yang terdorong nuraninya memperjuangkan hak-hak atlit penyandang disabilitas di Jeneponto”, ungkap salah seorang pengurus National Paralympic Committe.

Diketahui sebelumnya saat selesai Porda bonus langsung diberikan kepada atlit binaan KONI, begitupun dengan atlit disabilitas kabupaten lain seperti Bantaeng, Makassar, Bone dan lain-lain yang sangat diperhatikan haknya oleh pemerintah setempat.

Di tempat yang berbeda Erwin. T, S.Pd selaku wakil Bendahara NPC Jeneponto menuturkan, ‘banyak dampak yang timbul akibat belum diserahkannya bonus kepada para atlet disabilitas yang berprestasi tersebut, pembinaan prestasi olahraga disabilitas jadi mandek dan hilangnya semangat atlit untuk berlatih padahal banyak atlit yang sangat potensial lahir di tanah Turaeta ini”.

“Mereka menanyakan bonus, ya saya mau jawab apa? kenyataan memang sampai sekarang belum ada kejelasan kapan bonus mau diberikan, seolah-olah ini hanya angin lalu yang tidak ada artinya sama sekali“, tambah Erwin sapaan akrabnya.

Lanjut Erwin, ada beberapa atlet yang enggan berlatih karena mereka merasa kecewa, bahkan ada beberapa atlet yang berprasangka buruk dan mengatakan jika bonus yang telah disiapkan sebelumnya sudah dicairkan namun tidak diserahkan kepada atlit, kami sebagai pengurus dan pelatih yang selalu disoroti, sementara kami sendiri tidak tahu kapan kepastian bonus itu diberikan.

berita terkait : KDD kota Makassar Terbentuk, Begini Respon Perkumpulan Disabilitas Indonesia

“Saat ini para atlet di bawah naungan NPC Jeneponto tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan  tingkat provinsi, ini kan butuh biaya, bagaimana kita bisa mempersiapkan diri untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi kalau di kabupaten saja tidak diperhatikan, sampai hari ini kami menunggu kabar yang tak pasti, buktinya, baik itu dari pihak Dispora Jeneponto, DPRD Jeneponto, apalagi Bupati Jeneponto semua seolah-olah tidak menganggap kami ada”, pungkas Erwin dengan nada kesal.

Diketahui dari 6 cabang olahraga yang dipertandingkan di Peparprov Pinrang 2018 lalu, Jeneponto mengikuti
pertandingan di 5 cabor dan hasilnya Jeneponto berhasil memperoleh 1 medali emas, 2 perak dan
4 perunggu pada cabang olahraga atletik Tunadaksa dan catur Tunanetra.

Saat media ini menghubungi lewat telepon selular, whatsapp dan sms untuk meminta konfirmasi, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Jeneponto terkait janji bonus untuk para atlit yang mengharumkan nama Jeneponto, Kadispora enggan membalas sms, whatsapp dan mengangkat teleponnya. (ibnu)

Check Also

ReJO Acungi Jempol Program Jokowi Bagi Rakyat Akibat Covid-19

JAKARTA, KORANMAKASSARNEWS.COM — Rencana presiden Joko Widodo alias Jokowi yang akan memberikan berbagai kebijakan keringanan …