JENEPONTO, KORANMAKASSAR.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto resmi membuka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026 untuk mengisi 10 posisi strategis di lingkup pemerintahan daerah.
Seleksi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, transparan, dan berbasis merit system.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jeneponto, Ahmad Saparuddin, SSTP., MM, menyampaikan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara terbuka dan kompetitif guna menjaring aparatur sipil negara yang memiliki integritas, kompetensi manajerial, serta rekam jejak yang baik.
Baca Juga : Instruksi Prabowo soal Sampah Selaras Program Jeneponto
“Seleksi terbuka ini diharapkan menghasilkan pejabat pimpinan tinggi yang mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah serta memberikan pelayanan publik yang lebih optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur, Mutasi, Promosi, dan Penghargaan BKPSDM Jeneponto, Zulkasmin Sila, S.IP., MM, menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka mulai 4 hingga 19 Februari 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi asnkarier.bkn.go.id atau asndigital.bkn.go.id.
Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, penilaian rekam jejak, penulisan dan penilaian makalah, uji kompetensi melalui assessment center, hingga wawancara.
Setiap peserta diperkenankan melamar maksimal tiga jabatan dari posisi yang tersedia.
Baca Juga : MTQ XLVI Jeneponto Resmi Dibuka, Arungkeke Jadi Pusat Syiar Al-Qur’an
Adapun 10 jabatan JPT Pratama yang dibuka dalam seleksi ini, yakni:
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kepala Dinas Sosial
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kepala Dinas Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Pertanian
Kepala Badan Pendapatan Daerah
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Melalui seleksi terbuka ini, Pemkab Jeneponto berharap dapat melahirkan pejabat eselon II yang profesional, akuntabel, dan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)


Komentar