Home / HUKUM & KIRIMINAL / Polsek Ujung Tanah Makassar Press Conference Pengungkapan Kasus Jambret

Polsek Ujung Tanah Makassar Press Conference Pengungkapan Kasus Jambret

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Kepolisian Sektor Ujung Tanah Polres Pelabuhan Makassar
melaksanakan Press Conference pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (jambret) yang dipimpin oleh Waka Polsek Ujung Tanah Akp Ismail dan didampingi Kanit Reskrim Polsek Ujung Tanah Iptu Juma Ali, S.Sos dan Paur Humas Polres Pelabuhan Makassar Ipda Tumiar Butar Butar, Selasa (09/10/2019).

Dalam Press Conference Waka Polsek Ujung Tanah Akp Ismail Menyampaikan bahwa Unit Reskrim Polres Ujung Tanah telah berhasil mengungkap 2 perkara kasus Pencurian Dengan Pemberatan yang terjadi pada tanggal 08 Agustus  2019 di Terowongan Jalan Satando Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar dan kasus Pencurian Dengan Pemberatan yang terjadi pada tanggal 01 September 2019 di jalan Cakalang Kecamatan Ujung Tanah Kota Makassar.

“Dimana dalam pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan telah di amankan 4 tersangka dengan inisial MH, RA,AS dan AR” ungkap AKP Ismail.

Berawal kejadian dengan tersangka MH dan RA, memepet korbannya yang sedang melintas di terowongan jalan satando dengan menggunakan sepeda motor kemudian merampas Handphone milik korban yang disimpan di dalam jaket yang mengakibatkan korban terjatuh.

Sedangkan untuk tersangka AS dan AR melakukan aksinya di jalan Cakalang tepatnya di depan SMP 7 Makassar, memepet korbannya dari arah belakang dan langsung merampas handphone Oppo F11 yang tersimpan di dash board, namun korban langsung berteriak sehingga kedua tersangka langsung di kejar oleh warga sehingga tersangka AS berhasil di amankan oleh warga namun kendaraan yang di gunakan tersangka di bakar oleh warga yang sudah berkerumun.

baca juga : Kasus Pemukulan , Oknum Anggota polisi Polres Gowa Brigpol MW minta maaf pada korban

Kemudian ditambahkan, dari tersangka MH dan RA berhasil di amankan barang bukti yakni 1 unit handphone merek Realmi C1, 1 unit motor honda scoopy, sedangkan dari tersangka AS dan AR berhasil di amankan barang bukti 1 unit motor yamaha Mio M3 dan 1 Unit Handphone Oppo F 11.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 363 dengan ancaman hukum pidana penjara paling lama 7 (tahun) penjara pungkas Waka Polsek Ujung Tanah Akp Ismail pada saat Press Conference  kepada Media. (*/FirDha)

Check Also

BAIN HAM RI Sulsel Nilai Penyidik Polres Gowa Tidak Berlaku Adil Terhadap Tersangka Kasus ITE

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.COM — Penyidik Polres Gowa berlaku tidak adil dalam memproses kasus tersangka, DR. Ramsiah …

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.