Home / OPINI / Tuding Pj. Walikota Salafi/Wahabi, BMI Ancam Polisikan Komandan Densus 99 Banser

Tuding Pj. Walikota Salafi/Wahabi, BMI Ancam Polisikan Komandan Densus 99 Banser

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Surat Himbauan Pj. Walikota Makassar kepada para Camat sekota Makassar untuk mewaspadai dan mengatisipasi penyebaran Syiah mengundang  komentar pedas Komandan Densus 99 Banser, Nuruzzaman. Dalam berbagai media dan melaui akun Twiternya @noeruzzaman, Komandan Densus 99 Banser ini menuding Pj. Walikota sebagai penganut faham Salafi/ Wahabi.

Tidak hanya sampai di situ, tudingan yang dilontarkan Nuruzzaman ini mendapat penentangan bahkan penantangan dari Ketua Brigade Muslim Indonsesia (BMI), Muhammad Zulkify.

“Menurut saya orang ini tidak mengerti masalah sehingga seenaknya menuduh Pj. Walikota sebagai wahabi atau salafi,” katanya, Rabu (11/9/2019).

berita terkait : BMI : Syiah Sesat, Syiah Bukan Islam

Harusnya, lanjut Zul, dia tabayyun dulu baru keluarkan stetmen, bukan keluarkan stetmen baru mau tabayyun. Lagi pula apa masalah anda dengan wahabi dan salafi. Ini adalah contoh pemimpin buruk yang tdk boleh dijadikan panutan, karena stetmen seperti ini bisa memunculkan masalah besar, lagi pula apa masalah anda dengan Wahabi dan Salafi.

“Kami sebagai warga Makassar sangat teringgung dengan tuduhan konyol seperti ini. Kami akan segera klarifikasi soal ini kepada teman-teman Ansor di Makassar. Jika bahasa itu benar maka Komandan Densus ini harus minta maaf kepada Pj. Walikota dan seluruh warga makassar, jika tidak maka kami akan buat laporan pidananya,” ancam kader Pemuda Pancasila (PP) ini.

Menurut Zul, tidak ada masalah dengan Wahabi dan Salafi sepanjang dia berjalan sesuai tuntunan Al-Qur’an dan hadist, lagi pula syahadat mereka, rukun iman dan rukun Islamnya  sama dengan kita. Yang masalah itu kalau rukun imam dan rukun Islamnya beda dan melaksanakan ibadah yang tidak sesuai tuntunan Al-Quran dan hadist.

Zul mencontohkan penyimpangan yang dilakukan kelompok Syiah melalui ritual mereka yang tidak pernah dicintohkan dalam ajaran Islam.

“Seperti yang di contohkan dalam ritual Syiah, mereka membuat sebuah acara yang di dalamnya dimunculkan kesedihan palsu yang berlebihan hingga memukul diri sendiri padahal hal ini jelas dilarang oleh agama Islam,” jelasnya.

“Jika tuduhan Wahabi itu benar dilontarkan oleh komandan densus 99 lewat akun twettnya maka sy sampaikan bahwa sebagai komandan densus 99 harusnya di bijak dalam berstetmen harusnya di cari tahu dulu apakah Pj. Walikota itu benar adalah Wahabi atau Salafi jangan langsung memastikan,” tegasnya.  (junaid)

Check Also

KOMPROMI PRAGMATISME ATAU STRATEGIS

(Sebuah Perspektif Pembacaan Tulisan Eko Sulystio, Deputi Politik dan Desiminasi Informasi Kantor Presiden) Oleh: Fajar …

Loading...