Home / HUKUM & KIRIMINAL / Zulkifly : Tidak ada alasan buat Ahmadiyah untuk melakukan aktifitas keagamaan di seluruh Indonesia

Zulkifly : Tidak ada alasan buat Ahmadiyah untuk melakukan aktifitas keagamaan di seluruh Indonesia

MAKASSAR, KORANMAKASSARNEWS.com — Ratusan aktivis gabungan Ormas di Sulsel, yakni DPD FPI Sulsel, Laskar Pemburu Aliran Sesat (LPAS), Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas), Majelis Darut Taubah, Alumni 212, dan Brigade Pemburu Penista Agama (BPPA), akan menggelar aksi unjuk rasa pengepungan menuntut aliran Ahmadiyah agar dibubarkan karena dianggap sesat.

Aksi yang akan digelar di 2 tempat yakni di Kantor DPRD Sulsel Jl. Urip Sumoharjo dan Sekretariat Ahmadiyah Jl. Anuang Kota Makassar ini, menyusul aksi pembubaran kegiatan Jemaat Ahmadiyah di Palantikang, kabupaten Gowa beberapa waktu lalu.

Demikian diungkapkan Ketua BPPA, Muhammad Zulkifly melalui pesan WhatApp-nya, Kamis (11/7/2019).

berita terkait : Tak Berizin, BPPA Bubarkan Acara Silaturahmi Jamaah Achmadiyah di Palantikang Gowa

Lebih lanjut Zul, mengatakan bahwa, sebagai ketua BPPA pihaknya sangat beretrima kasih kepada saudara-saudara di FPI dan Ormas lainnya yang berencana menggelar aksi besok.

Kader Pemuda Pancasila ini juga berharap aparat keamanan bisa bersinergi dengan dengan para aktivis di lapangan terkhusus dalam mengawal SKB 2008 tentang pelarangan penyebaran paham Ahmadiyah.

“Saya berharap aparat mampu bersinergi dengan teman-teman dalam rangka mengawal penerapan aturan SKB 2008 tentang larangan penyebaran paham Ahmadiyah, yang intinya menyebutkan bahwa Memberi peringatan dan memerintahkan kepada penganut, anggota, dan/atau anggota pengurus Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), sepanjang mengaku beragama Islam, untuk menghentikan penyebaran penafsiran dan kegiatan yang menyimpang dari pokok-pokok ajaran agama Islam yaitu penyebaran faham yang mengakui adanya nabi dengan segala ajarannya setelah Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Bagi kami, lanjutnya, tidak ada alasan buat Ahmadiyah untuk melakukan aktifitas keagamaan di seluruh Indonesia, apalagi mengatasnamakan Islam, dan kami ingatkan kepada para jemaat Ahmadiyah agar tidak lagi melakukan aktivitas keagaamaan seperti kegiatan silaturahmi mereka di dusun Bilayya desa Palantikan kecamatan Patallassang kabupaten Gowa yang terpaksa kami bubarkan.

“Insya Allah kami akan berkomunikasi dengan teman-teman FPI dan Ormas-ormas lainnya untuk bisa memaksimalkan aksi besok,” pungkasnya. (junaid ramadhan)

Check Also

Buron Selama Satu Tahun, Tim Crime Hunter Polres Parepare Berhasil Meringkus Pelaku Jambret

PAREPARE, KORANMAKASSARNEWS.COM — Dalam menumpas kriminal jalanan khususnya di wilayah Kota Parepare, Tim Crime Hunter …

Loading...