BANTUL, KORANMAKASSAR.COM — Tiga wisatawan terseret ombak di Pantai Parangkusumo, Bantul, pada Senin (13/4/2026) siang. Ketiga korban sempat terseret hingga ke area rip current (arus balik) sebelum akhirnya dievakuasi ke daratan.
Beruntung nyawa ketiganya berhasil diselamatkan berkat kesigapan petugas SAR gabungan yang berada di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 11.35 WIB saat kondisi pantai sedang ramai dikunjungi wisatawan.
“Benar, ada laporan masuk terkait tiga wisatawan yang terseret arus di Pantai Parangkusumo. Beruntung petugas jaga di lapangan bergerak cepat sehingga ketiganya dapat diselamatkan,” ujar Iptu Rita Hidayanto saat memberikan keterangan, Senin (13/4).
Baca Juga : Hari Kedua Pencarian Bocah 11 Tahun Hanyut di Sungai Saddang, Tim SAR Sisir Aliran Sungai
Menurutnya, peristiwa bermula ketika rombongan wisatawan tiba di pantai sekitar pukul 11.00 WIB. Tiga orang dari rombongan tersebut, yakni P (46) dan DAP (14) asal Bandung, Jawa Barat, serta KY (15) asal Boyolali, Jawa Tengah, langsung bermain air di bibir pantai.
Diduga karena terlalu asyik bermain, ketiganya tidak menyadari telah masuk ke area palung atau rip current. Dalam sekejap, arus kuat menyeret mereka ke tengah laut hingga sempat tenggelam.
“Petugas jaga dari SAR Ditpolairud Polda DIY, Satlinmas Rescue Istimewa, dan Satgas Linmas Jogo Segoro yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan secara intensif,” lanjut Iptu Rita.
Setelah berhasil dievakuasi dari terjangan ombak, lanjut Rita, para korban segera dilarikan ke Klinik Dharma Husada untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan pemeriksaan tim medis, ketiga korban dinyatakan dalam kondisi stabil meski sempat mengalami syok.
Baca Juga : BPBD Makassar Bergerak Cepat Evakuasi 13 Warga di Sungai Jeneberang
“Setelah mendapatkan perawatan intensif, para korban dinyatakan pulih dan diperbolehkan melanjutkan perjalanan kembali bersama rombongan,” jelasnya.
Atas kejadian ini, Rita Hidayanto kembali mengingatkan para wisatawan untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-ramu peringatan di sepanjang pantai, terutama area yang dilarang untuk berenang.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai agar selalu berhati-hati. Jangan terlalu ke tengah saat bermain air, terutama di titik-titik rawan palung demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (*)


Komentar