Wakil Wali Kota Makassar Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Usaha Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar untuk membahas persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Selasa (10/3/2026).

Audiensi ini dipimpin langsung Kepala BPS Kota Makassar, Abdul Hafid, bersama jajaran BPS, di antaranya Statistisi Ahli Madya Abd. Asman, Kasubag Umum A. Pananrang Hakri Ningrat, Statistisi Ahli Muda Tengku Fitriyah H, serta Humas Sunarti Amir.

Dalam pertemuan itu, BPS Makassar memaparkan rencana pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan digelar mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

Sensus ini bertujuan mengumpulkan data lengkap seluruh kegiatan usaha, mulai dari skala besar, menengah hingga usaha mikro, guna menghasilkan basis data ekonomi nasional yang komprehensif.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Dorong Kepatuhan BPJS Ketenagakerjaan, Perkuat Sinergi dengan Kejari Lindungi Pekerja

Kepala BPS Makassar, Abdul Hafid, menjelaskan bahwa keberhasilan sensus sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat, khususnya para pelaku usaha.

“Data yang akurat hanya dapat diperoleh jika pelaku usaha bersedia menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah daerah untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Makassar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Ia menilai data yang akurat menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Bagi Pemerintah Kota Makassar, data adalah fondasi utama untuk mewujudkan pembangunan yang terarah, terukur, dan berdampak nyata,” kata Aliyah.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar: BKMT Memiliki Peran Strategis dalam Pembinaan Keagamaan Masyarakat

Menurutnya, melalui sensus ini pemerintah akan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi, tantangan, serta kekuatan sektor usaha di Kota Makassar.

Data tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk merumuskan berbagai kebijakan strategis, mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan investasi, transformasi ekonomi digital, hingga penciptaan lapangan kerja.

Aliyah juga mengajak seluruh pelaku usaha serta masyarakat di Kota Makassar untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan lengkap kepada petugas sensus.