KORANMAKASSAR.COM — Nature adalah sebuah jurnal ilmiah mingguan yang berbasis di Inggris, edisi perdana majalah ilmiah Nature diterbitkan pada 4 November 1869. Sebelumnya memang telah banyak penerbitan sains, tapi gagal dan tak bertahan lama.
Dilansir laman resmi Nature, kesuksesan Nature bisa “tumbuh dari kondisi sosial dan ilmiah di mana ia didirikan”. Publikasi Nature perdana ini, bisa terjadi atas kontribusi Alexander Macmillan, yang menoleransi usaha yang merugi selama tiga dekade.
Sebagai sebuah jurnal interdisiplin, Nature diisi riset-riset yang sudah ditelaah secara sejawat yang membahas berbagai macam disiplin akademik, walaupun lebih condong kepada sains, teknologi, dan ilmu alam. Ia memiliki kantor editorial besar di Amerika Serikat, Eropa, dan Asia, dibawah pimpinan penerbit Springer Nature.
baca juga : 3 November 1945 : Wapres RI Moh. Hatta Umumkan Maklumat Pembentukan Parpol
Nature merupakan jurnal ilmiah yang paling direferensikan oleh Journal Citation Reports tahun 2019 (dengan faktor dampak sekitar 42.778), membuatnya jurnal akademik yang paling sering dibaca dan paling megah. Hingga 2012, Nature memiliki sekitar tiga miliar per bulan di situs daringnya, nature.com.
Meski sering menjadi bahan kontroversi karena disinformasi, untuk diterbitkan di Nature terbilang sulit, dengan hanya 8% kemungkinan sebuah karya diterbitkan. Dengan Science, Nature memenangkan Penghargaan Putri Asturias 207 untuk Komunikasi dan Kemanusiaan. (sumber wikipedia)

