JAKARTA, KORANMAKASSAR.COM – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mematangkan rencana pembangunan Stadion Untia dengan melakukan studi lapangan ke Jakarta International Stadium (JIS), Rabu (4/2/2026).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis Pemkot Makassar untuk mempelajari tata kelola stadion modern yang tidak hanya fokus pada konstruksi, tetapi juga pengelolaan dan keberlanjutan operasional.
Stadion Untia yang berlokasi di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, diproyeksikan menjadi ikon baru olahraga sekaligus pusat aktivitas publik di Makassar.

Proyek tersebut kini telah memasuki tahap lelang Manajemen Konstruksi (MK) melalui LPSE.
Munafri, yang akrab disapa Appi, mengatakan pembangunan stadion tidak cukup hanya megah secara fisik, tetapi harus dikelola secara profesional agar produktif dan bernilai ekonomi jangka panjang.
“Kita tidak lagi hanya bicara konstruksi. Kita ingin belajar bagaimana tata kelola, sistem maintenance, serta pemanfaatan stadion agar bisa multifungsi, tidak hanya untuk sepak bola, tapi juga konser dan event besar lainnya,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, rombongan Pemkot Makassar diterima manajemen PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS.
Mereka mempelajari perencanaan teknis, sistem keamanan, hingga pola pengelolaan dan perawatan stadion, termasuk manajemen rumput lapangan yang menjadi salah satu komponen penting biaya operasional.
Menurut Munafri, pengalaman JIS akan menjadi referensi agar Stadion Untia dirancang sebagai stadion modern, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan hiburan di Makassar.
Baca Juga : Wali Kota Munafri Dorong Digitalisasi Bansos, Makassar Siap Wujudkan Penyaluran Transparan dan Tepat Sasaran
Di sisi lain, Pemkot juga menuntaskan aspek legalitas lahan. Kepala Dinas Pertanahan Makassar Sri Sulsilawati memastikan sekitar 23 hektare lahan stadion telah tersertifikasi, lengkap dengan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) untuk menjamin kepastian hukum.
“Legalitas lahan kita amankan sejak awal agar tidak ada persoalan di kemudian hari,” jelasnya.
Dengan kesiapan teknis dan administrasi tersebut, Pemkot Makassar optimistis Stadion Untia dapat menjadi fasilitas olahraga berstandar nasional sekaligus ruang publik multifungsi kebanggaan warga kota. (*)

