Dr Mahmud Eks Ketua Karang Taruna Daftar Caleg Sulsel Dapil Makassar B di Nasdem

MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM – Tahapan Pemilu sudah memasuki tahap rekrutmen bakal calon legislatif sebagai daftar calon sementara (DCS).

Dalam perampungan berkas DCS, partai membuka waktu pengembalian kepada setiap bakal calon yang telah dimaksudkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS) yang akan di masukkan di KPU untuk diverifikasi dan ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap (DCT).

Salah satu tokoh pemuda kota Makassar yang telah bergabung dengan Partai NasDem Sulsel Dr.Ir.H.Mahmud,ST.,MM.MSP,MT. yang kerap disapa Mahmud La Kaiya terlihat mendatangi sekretaris DPW Partai NasDem Sulsel di Jl. Bontolempangan dengan beberapa pemuda untuk menyerahkan kekurangan berkas pendaftaran DCS.

Dihadapan wartawan, Dr.Mahmud mengatakan bahwa dirinya diantar ketua tim dan wakil pemuda empat Kecamatan yaitu kecamatan Panakukang, Manggala,Tamalanrea dan Biringkanaya yang masuk dalam daerah pemilihan (Dapil) Makassar 2 DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Dr Mahmud (tengah) mendaftar Caleg Sulsel Dapil Makassar B di Partai Nasdem

Sebagai Tokoh Pemuda Kota Makassar yang pernah membawa perubahan dalam membangun keaktifan pemuda dalam pembangunan baik tingkat kelurahan hingga kota pada saat dirinya menjabat ketua Karang Taruna Kota Makassar periode 2015-2020. memahami kondisi pemuda saat ini yang butuh perhatian ekstra.

Oleh itu, Mahmud La Kaiya menyadari bahwa pentingnya kader karang taruna untuk turut ambil bagian pada kontestasi pilcaleg untuk menjadi wakil pemuda di parlemen, karena perhatian terhadap Anggaran pembangunan SDM Pemuda sangat rendah bahkan terabaikan, sehingga dibutuhkan energi baru yang peduli untuk berjuang dan memahami arti pentingnya pembangunan SDM pemuda saat ini.

Keyakinan Dr.Mahmud untuk mengambil simpatik pemuda dan masyarakat pada umumnya di dapil Makassar 2 sangat realistis. Disamping dirinya sebagai tokoh pemuda juga memiliki disiplin ilmu yang banyak bersentuhan issu – issu Infrastruktur seperti pemenuhan fasilitas dasar masyarakat (air minum, sanitasi, bebas banjir dan bebas kemacetan lalu lintas, tara ruang dan lingkungan).

Doktor lingkungan ini juga tidak mau sesumbar dalam meraih perolehan suara di dapil Makassar B. Menurutnya yang terpenting adalah memahami apa kebutuhan masyarakat untuk dijadikan sebagai bahan dalam melakukan perubahan atau pemulihan agar masyarakat dapat menikmati keberadaan wakilnya di parlemen.