KORANMAKASSAR.COM — Universitas Manchester mencabut dua gelar magister milik Reynhard Sinaga yang telah ditahan seumur hidup karena kasus memperkosa puluhan pria.
Dari laman resmiĀ CNN Indonesia, Pejabat Kedutaan Besar RI London Gulfan Afero telah mengklarifikasi di Universitas Manchester bahwa dua gelar yang dimiliki Reynhard Sinaga telah resmi dicabut.
Lanjut Gulfan, pihak kampus mencabut dua gelar akademik itu atas pertimbangan keputusan Crown Court Manchester tanggal 6 Januari lalu.
“Saat ini Reynhard ditahan di sel khusus karena masuk dalam kategori tahanan kelas A yang diawasi secara khusus,” jelas Gulfan.
Baca juga: KBRI London Tangani Kasus WNI Pemerkosa 48 Pria Sejak 2017
Seperti diketahui, Reynhard adalah pria asli berdarah Jambi, Indonesia. Dia datang ke Inggris pada tahun 2007 dengan memakai visa pelajar. Dua gelar yang ia peroleh adalah sosiologi dan perencanaan dari Universitas Manchester. Rey sapaan karibnya melanjutkan studi untuk meraih gelar PhD di Universitas Leeds.
Rey di skors pada tahun 2017 dengan kasus pelecehan seksual. Dia bersalah atas 159 kasus pelecehan seksual yang terdiri dari 136 kasus pemerkosaan, 8 kasus upaya pemerkosaan, dan 15 kasus lainnya terkait kekerasan seksual.
(Gara)

