MAKASSAR, KORANMAKASSAR.COM — Dinamika kepemudaan di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Bakal Calon Ketua KNPI Sulsel, Fadel Taufan, menegaskan perlunya percepatan transformasi organisasi demi menjawab tantangan era digital.
Ia mengusung visi Smart Society Pemuda sebagai arah baru KNPI agar menjadi lebih modern, strategis, dan berpengaruh dalam kebijakan publik.
“Pemuda Sulsel harus menjadi motor perubahan. KNPI tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi tampil sebagai kekuatan politik yang cerdas, progresif, dan relevan,” tegas Fadel, Rabu (3/11/25).

Fadel menyebut, pemuda saat ini membutuhkan ruang kompetisi di tengah cepatnya perkembangan teknologi. Ia menawarkan tiga fokus utama sebagai landasan transformasi:
- Smart Leadership
Mencetak pemimpin muda yang memahami data, kebijakan, dan arah pembangunan daerah. - Smart Collaboration
Membangun jejaring strategis antara pemuda, industri, pemerintah, dan komunitas teknologi. - Smart Empowerment
Mendorong gerakan digital kepemudaan, ekonomi kreatif, kewirausahaan hijau, serta pengembangan kompetensi masa depan.
Menurut Fadel, ketiga pilar tersebut akan menjadikan KNPI sebagai hub inovasi bagi seluruh elemen pemuda di Sulawesi Selatan.
“Kami mengusung tema Smart Society untuk membangun ekosistem masyarakat yang cerdas, inklusif, dan kolaboratif. Di era digital, pemuda harus hadir sebagai penggerak inovasi, memperkuat literasi, dan membawa ide-ide baru yang relevan bagi kemajuan daerah,” jelasnya.
baca juga : Musda KNPI, Peta Dukungan Berubah; Fadel Tauphan Resmi Diusung Ketua Gerindra Sulsel
Ia menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan untuk bergerak bersama menuju Sulawesi Selatan yang lebih modern, terhubung, dan berdaya saing.
Dengan gagasan yang terukur dan agenda yang jelas, Fadel Taufan memosisikan dirinya sebagai figur yang mendorong KNPI Sulsel melompat ke fase baru: organisasi yang adaptif, solid, dan bertumpu pada kecerdasan kolektif generasi muda. (*)

